2 Juta Paket Zakat Fitrah Dibagikan Kemenag di Velodrome, Jaktim

Kementerian Agama Siapkan Program Tebar Kebaikan Ramadhan: 2 Juta Paket Zakat Fitrah dan Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar serangkaian program besar dalam menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, salah satunya adalah “Tebar Harapan Ramadhan” (THR). Program ambisius ini menargetkan pembagian dua juta paket zakat fitrah untuk membantu meringankan beban masyarakat Indonesia. Acara puncak pembagian ini dijadwalkan akan diselenggarakan di Velodrome, Jakarta Timur, pada tanggal 12 Maret 2026.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, dalam sebuah konferensi pers yang diadakan di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, pada Senin, 9 Maret 2026, menyampaikan detail mengenai rencana tersebut. “Tanggal 12 Maret yang akan datang, kami akan melakukan Tebar Harapan Ramadhan ini, programnya THR,” ujar Abu Rokhmad. Beliau menambahkan, “Nanti kami akan menargetkan distribusi 2 juta paket zakat fitrah untuk keluarga Indonesia dan buka puasa bersama lintas agama. Tempatnya di Velodrome Jakarta Timur.”

Program THR ini merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak penting. Kemenag bekerja sama erat dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), serta berbagai lembaga filantropi Islam lainnya. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas penyaluran zakat fitrah, memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan di seluruh penjuru negeri.

Lebih dari sekadar pembagian zakat, acara di Velodrome ini juga akan diisi dengan kegiatan buka puasa bersama yang melibatkan berbagai pemeluk agama. Inisiatif ini mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan yang menjadi salah satu pilar penting dalam masyarakat Indonesia.

Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan di Istana Negara

Selain program THR, Ditjen Bimas Islam juga akan menyelenggarakan acara peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan. Acara sakral ini akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada malam harinya. “Besok akan dilakukan peringatan Nuzulul Qur’an tingkat kenegaraan yang bertempat di Istana Merdeka Jakarta. Istana Negara ya di Jakarta, sekitar jam 19.30 WIB,” ungkap Abu Rokhmad.

Peringatan Nuzulul Qur’an ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting negara, termasuk Presiden RI terpilih, Bapak Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden terpilih, Bapak Gibran Rakabuming Raka. Kehadiran pemimpin negara menunjukkan betapa pentingnya peristiwa turunnya Al-Qur’an bagi bangsa Indonesia.

Acara ini akan semakin istimewa dengan kehadiran Prof. Dr. Quraish Shihab, seorang ulama dan pakar tafsir Al-Qur’an terkemuka, yang akan memberikan tausiah. Selain itu, Menteri Agama, Presiden, Wakil Presiden, serta tamu undangan dari berbagai kementerian, lembaga, dan perwakilan kedutaan besar juga dijadwalkan hadir.

Tujuan dan Harapan Peringatan Nuzulul Qur’an

Abu Rokhmad menjelaskan bahwa agenda Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meneguhkan kembali kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an. Al-Qur’an, sebagai kitab suci pedoman hidup, memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan moral bangsa. Melalui refleksi dan tausiah, diharapkan para hadirin dapat semakin mendalami makna dan ajaran Al-Qur’an.

Beliau juga menyampaikan harapan agar momentum peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk senantiasa membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. “Peringatan ini diharapkan memperkuat iman, akhlak, dan persatuan dengan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Abu Rokhmad. Dengan mengamalkan ajaran Al-Qur’an, diharapkan tercipta kebaikan bagi individu, masyarakat, serta keutuhan bangsa dan negara.

Program-program yang digagas oleh Kemenag ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kesejahteraan sosial di masyarakat. Melalui pembagian zakat fitrah yang masif dan peringatan Nuzulul Qur’an yang khidmat, diharapkan dapat tercipta suasana Ramadhan yang penuh keberkahan, kedamaian, dan kebersamaan.

Pos terkait