Beckham Putra Berikan Dukungan Penuh untuk Febri Hariyadi yang Kembali Cedera ACL
Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi Persib Bandung dan Persis Solo. Febri Hariyadi, pemain sayap andalan yang saat ini tengah menjalani masa peminjaman di Persis Solo, harus kembali menepi lebih awal dari lapangan hijau. Cedera serius berupa robekan pada ligamen krusiatum anterior (ACL) kembali menghampiri lutut kirinya, sebuah cedera yang pernah dialaminya pada tahun 2024 lalu.
Cedera yang dialami Febri terjadi saat ia sedang menjalani sesi latihan bersama Persis Solo pada akhir Februari lalu. Pemain berusia 30 tahun ini dipinjamkan oleh Persib Bandung ke Laskar Sambernyawa dengan harapan mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Keputusan ini diambil lantaran menit bermain Febri di Persib semakin terkikis akibat persaingan yang ketat di dalam skuad Maung Bandung. Sementara itu, Persis Solo membutuhkan pemain berpengalaman seperti Febri untuk memperkuat tim mereka dan menjauhi ancaman degradasi di musim kompetisi 2025-2026. Sayangnya, nasib berkata lain, dan kedua tim harus rela kehilangan kontribusi Febri lebih cepat dari perkiraan akibat cedera kambuhan ini.
Konfirmasi Cedera dan Riwayat Medis
Dokter tim Persis Solo, Iwan Wahyu, telah mengonfirmasi bahwa Febri Hariyadi memang benar mengalami cedera ACL pada lutut kirinya. Yang lebih mengkhawatirkan, cedera ini merupakan cedera ACL kambuhan di titik yang sama dengan cedera yang pernah dialaminya pada tahun 2024. Cedera ganda ini tidak hanya melibatkan ACL, tetapi juga meniscus, yang mengharuskan Febri menjalani prosedur operasi.
Dokter Iwan Wahyu menjelaskan kronologi kejadian tersebut. “Pada saat shooting, Febri Hariyadi itu salah tumpuan di lutut kirinya, sehingga lutut kirinya kembali mengalami cedera,” ungkapnya. “Dan dua hari yang lalu kita sudah lakukan MRI dengan hasil memang dia kembali mengalami cedera ACL di tempat yang sama tahun 2024 lalu.”
Berdasarkan hasil pemeriksaan MRI, cedera yang dialami Febri diprediksi akan membuatnya absen selama kurang lebih 6 hingga 8 bulan ke depan. Periode pemulihan yang panjang ini tentu menjadi pukulan berat bagi Febri, yang telah mencatatkan 19 penampilan untuk Tim Nasional Indonesia.
Dukungan Moral dari Rekan Setim dan Senior
Mendengar kabar cedera yang menimpa seniornya, Beckham Putra, pemain muda Persib Bandung yang akrab disapa Etam, mengungkapkan rasa sedihnya yang mendalam. Beckham mengaku langsung berkomunikasi dengan Febri sesaat setelah mengetahui kabar tersebut.
“Ya, sangat sedihlah, apalagi saya selalu dekat dengan A Bow (sapaan akrab Febri), selalu monitor juga bagaimana kondisinya setelah tahu ada injury lagi,” ungkap Beckham. “Sangat sedih, apalagi saya sangat dekat banget dengan dia.”
Beckham memahami betul dampak psikologis yang ditimbulkan oleh cedera berulang bagi seorang atlet. Ia menambahkan, “Saya harap dia bisa sabar, bisa lebih cepat lagi recovery-nya. Semoga tidak ada lagi cedera berkelanjutan dan tidak trauma, karena terkadang kalau sudah kedua kalinya (cedera) malah jadi trauma.”
Lebih lanjut, Beckham menyatakan bahwa seluruh elemen tim Persib Bandung siap memberikan dukungan penuh untuk Febri. Ia telah berdiskusi dengan beberapa pemain senior Persib, seperti Achmad Jufriyanto, Dedi Kusnandar, dan Marc Klok, serta pelatih, untuk bersama-sama memberikan dukungan moral yang kuat bagi Febri.
“Semoga kita bisa support, apalagi tim juga pasti support,” tutup Beckham, menekankan kekompakan tim dalam menghadapi situasi sulit ini. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat mental Febri dan membantunya melewati masa pemulihan dengan lebih baik, serta meminimalkan risiko trauma pasca-cedera.






