Kepergian Vidi Aldiano: Duka Mendalam dari Keluarga dan Rekan Musisi
Penyanyi berbakat Vidi Aldiano telah berpulang ke Rahmatullah pada usia 35 tahun, Sabtu sore, 7 Maret 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta dunia musik tanah air. Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.
Ayah almarhum, Harry Aprianto Kissowo, yang akrab disapa Harry Kiss, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh sahabat Vidi yang telah memberikan dukungan dan menemani putranya hingga akhir hayat. Ucapan tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @v8harrykiss, pada Minggu malam. Dalam postingannya, Harry Kiss membagikan sebuah foto Vidi Aldiano yang mengenakan pakaian serba putih, sebuah gambaran yang mengharukan bagi banyak orang.
“Terimakasih atas kebaikan para sahabat Vidi Aldiano, yang mendoakan, membahagiakan dan menemani Vidi sampai akhir hayat, semoga kita semua berjuang Terang, menuju Cahaya Ilahi,” tulis Harry Kiss dalam keterangan foto tersebut. Ia juga menambahkan ungkapan pribadi yang menyiratkan betapa ia turut merasakan kehilangan sosok anak sulungnya itu. “Saya juga kehilangan hiburan setiap sabtu yg saya tunggu2,” tambahnya, menunjukkan ikatan emosional yang kuat antara ayah dan anak.
Sebelumnya, Harry Kiss juga telah menginformasikan jadwal prosesi pemakaman sang putra. Pengumuman tersebut beredar luas, menginformasikan detail waktu dan lokasi pemakaman.
Rangkaian Prosesi Pemakaman Vidi Aldiano
Pihak keluarga telah mengumumkan detail rangkaian prosesi pemakaman Vidi Aldiano sebagai berikut:
- Pemberitahuan Duka:
“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah Berpulang Menuju Cahaya Ilahi, Anak saya: Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto Kissowo. Sore tadi pukul 16.33, 17 Ramadhan 1447 H.” - Rumah Duka:
Beralamat di Jl. Kecapi 57, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. - Prosesi Pemakaman:
- Minggu pagi, 8 Maret 2026, pukul 07.00 WIB: Keberangkatan dari rumah duka menuju masjid terdekat untuk melaksanakan salat jenazah.
- Pukul 08.00 WIB: Pelaksanaan salat jenazah di masjid.
- Pukul 09.00 WIB: Keberangkatan dari masjid menuju pemakaman TPU Tanah Kusir. Lokasi pemakaman berada di belakang makam Bung Hatta, Blok AA1 Blad 174.
Kesedihan dari Dunia Musik Tanah Air
Kabar meninggalnya Vidi Aldiano sontak mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan musisinya. Sejumlah nama besar di industri musik Indonesia turut menyampaikan rasa duka cita mereka. Vidi Aldiano, yang dikenal dengan karya-karyanya yang inspiratif, telah berjuang melawan penyakitnya selama beberapa tahun sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir di usia muda.
Penyanyi Melly Goeslaw menjadi salah satu yang pertama kali menyampaikan belasungkawa. Melalui akun media sosialnya, Melly menuliskan pesan yang penuh haru:
“Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano. Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya. Namun kamu terpilih olehNya. InsyaAllah Surga tempatmu. Udah gak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan. Banyak yang sayang Vidi, namun Allah SWT lebih sayang dan tahu yang terbaik untukmu. Karya dan kecintaanmu pada musik akan tetap kami kenang.”
Melly juga mengajak seluruh pengikutnya untuk mendoakan Vidi Aldiano. “Mohon semua yang melihat postingan ini, mengirimkan Alfatihah untuk almarhum Vidi Aldiano,” pintanya.
Musisi kenamaan lainnya, Andi Rianto, juga turut berduka melalui akun X-nya, menuliskan, “Selamat jalan Vidi Aldiano.”
Kabar duka ini kemudian dikonfirmasi oleh presenter ternama, Deddy Corbuzier. Melalui akunnya, Deddy mengungkapkan rasa patah hati yang mendalam atas kepergian Vidi.
“My heart is broken badly broken. You gone too soon, Beautiful soul Vidi Aldiano,” tulis Deddy. Ia menambahkan, “Aku benci diriku sendiri karena tidak mengenalmu lebih lama dari seharusnya.”
Perjuangan Vidi Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano sebelumnya pernah terbuka mengenai perjuangannya melawan kanker ginjal. Melalui sebuah video yang diunggah di kanal YouTube-nya dengan judul “i HAD cancer,” Vidi menceritakan awal mula ia didiagnosis penyakit tersebut.
“Ini berawal dari Oktober 2019, di mana sebenarnya gue hilang suara gue, dan gue bawa ke THT, di situ gue cek tensi segala macam, gue tiba-tiba dibilang ‘Vidi kamu tuh hipertensi ya?'” ungkap Vidi dalam video tersebut.
Setelah melakukan pemeriksaan kedua, Vidi merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan kondisi tubuhnya. Ia kemudian memutuskan untuk menjalani tes kesehatan yang lebih mendalam, termasuk tes USG di Singapura. Dari hasil pemeriksaan USG tersebut, terdeteksi adanya benjolan pada ginjalnya. Sejak saat itu, Vidi secara rutin menjalani pemeriksaan hingga akhirnya ia divonis mengidap kanker ginjal. Perjuangannya melawan penyakit ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan ketegaran dan semangat hidupnya.
Kepergian Vidi Aldiano merupakan kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Karya-karyanya akan terus dikenang, dan semangatnya dalam menghadapi cobaan hidup akan selalu menjadi pengingat bagi kita semua.






