Jaecoo J7 Jadi Mobil Paling Laku di Inggris, Ini Bukti Penjualannya

Penjualan Jaecoo J7 di Inggris Menembus Rekor, Tren Elektrifikasi Mengubah Pasar Otomotif

Jaecoo kembali menorehkan pencapaian yang membanggakan dengan varian J7 yang sukses menjadi mobil terlaris di Inggris pada Maret 2026. Pencapaian ini bukan hanya sekadar angka penjualan, tetapi juga menunjukkan bahwa brand asal Tiongkok ini mampu bersaing di pasar otomotif global yang sangat kompetitif.

Dalam satu bulan saja, lebih dari 10.000 unit Jaecoo J7 berhasil terjual, sementara total penjualan sejak awal tahun mencapai 15.703 unit. Angka ini jauh melampaui model pesaing terdekat, dengan penjualan yang tercatat naik sekitar 70% dibandingkan pesaing. Dengan pencapaian ini, Jaecoo tidak hanya membuktikan keunggulannya dalam desain dan teknologi, tetapi juga daya tarik yang kuat terhadap konsumen.

Selain itu, Omoda dan Jaecoo secara keseluruhan mencatatkan penjualan sebesar 61.254 unit pada Maret 2026. Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi rekor penjualan bulanan tertinggi. Kenaikan signifikan ini didorong oleh dominasi kendaraan elektrifikasi, dengan 39.716 unit terjual dalam bentuk kendaraan listrik atau NEV (New Energy Vehicle), yang meningkat hingga 471% dibandingkan tahun lalu.

Pencapaian ini menempatkan Jaecoo sebagai salah satu brand otomotif dengan pertumbuhan tercepat di dunia saat ini. Dari seluruh penjualan global, OMODA & JAECOO telah mencatatkan lebih dari 960.000 unit, dan diperkirakan akan segera mencapai 1 juta unit dalam waktu dekat.

Menanggapi capaian ini, Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan bahwa tren global tersebut mulai terlihat di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa minat terhadap kendaraan elektrifikasi maupun NEV semakin meningkat. Namun, konsumen juga mencari solusi yang praktis dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Di sinilah teknologi SHS (Super Hybrid System) menjadi penting karena mampu memberikan efisiensi sekaligus fleksibilitas dalam penggunaan.

“SHS memungkinkan pengguna merasakan manfaat elektrifikasi tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara secara signifikan. Ini yang membuat teknologi ini semakin dilihat sebagai langkah yang lebih realistis dalam perjalanan menuju kendaraan listrik sepenuhnya,” ujarnya.

Teknologi SHS yang dikembangkan Jaecoo dirancang untuk menggabungkan keunggulan tenaga listrik dan mesin dalam satu sistem yang saling melengkapi. Dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat berjalan lebih efisien dengan tenaga listrik, namun tetap memiliki dukungan mesin untuk menjaga performa dan jarak tempuh. Hal ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih fleksibel tanpa kekhawatiran jarak.

Kemampuan teknologi ini telah dibuktikan melalui berbagai pengujian global di lebih dari 16 negara dengan kondisi jalan dan cuaca yang beragam. Dalam pengujian tersebut, Jaecoo J7 mampu menempuh jarak lebih dari 1.300 kilometer, menunjukkan bahwa teknologi ini dapat diandalkan dalam berbagai situasi penggunaan.

Di Indonesia, Jaecoo telah memiliki 32 dealer yang sudah beroperasi. Beberapa di antaranya adalah pembukaan terbaru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan akan segera menyusul 25 dealer tambahan di berbagai wilayah. Hal ini menunjukkan bahwa Jaecoo semakin memperluas jaringan distribusi di pasar Indonesia.

Pos terkait