Kasih Lembut Zhendy-Nabila: Damai Usai Saling Cabut Laporan

Akhir Drama Panjang: Selebgram Nabilah O’Brien dan Pelapor Sepakat Berdamai, Status Tersangka Dicabut

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien, dengan pelapornya, Zendhy Kusuma, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai, mengakhiri perseteruan yang sempat bergulir di ranah hukum. Kesepakatan damai ini turut dibarengi dengan pencabutan laporan polisi yang diajukan oleh masing-masing pihak.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan kelancaran proses mediasi antara Nabilah dan Zendhy. “Dalam perjanjian perdamaian ini sudah kami sampaikan tadi, dan kemudian pada proses ini masing-masing sudah melakukan pencabutan dalam pelaporan di masing-masing para pelapornya ya,” ungkap Brigjen Trunoyudo.

Lebih lanjut, kedua belah pihak juga sepakat untuk membersihkan jejak digital mereka terkait kasus ini. Unggahan-unggahan yang berkaitan dengan perseteruan tersebut akan dihapus dari akun media sosial masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat menjadi penutup yang baik bagi seluruh rangkaian peristiwa yang telah terjadi.

Meskipun perdamaian telah tercapai dan laporan telah dicabut, Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa status tersangka Nabilah belum dapat dipastikan sepenuhnya bebas dari proses hukum. Namun, ia menekankan bahwa proses perdamaian ini telah memberikan rasa keadilan yang memadai bagi kedua belah pihak. “Tentunya ada proses yang sudah ditandatangani dalam pelaporan ini. Proyeksi kita adalah memberikan rasa keadilan para pihak, kedua belah pihak semuanya,” ujarnya.

Nabilah O’Brien Ungkapkan Kelegaan: “Capek Banget, Tak Jadi Tersangka”

Usai keluar dari Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Minggu malam (8/3/2026), Nabilah O’Brien tampak menghela napas lega. Selebgram yang juga dikenal sebagai pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam ini mengaku sangat lelah dengan drama panjang yang menjeratnya. “Capek banget, tak jadi tersangka,” ujarnya singkat, menyiratkan kelegaan mendalam atas dicabutnya status tersangka dugaan pencemaran nama baik yang sempat disandangnya.

Peristiwa ini menandai berakhirnya ketegangan antara Nabilah dengan Zendhy Kusuma dan istrinya, Evi Santi Rahayu. Mengenakan kemeja cokelat dan didampingi seorang pria, Nabilah terlihat tergesa-gesa meninggalkan gedung Bareskrim. Ia mengaku bersyukur karena status tersangka tersebut tidak lagi melekat padanya.

“Capek banget. Hasilnya saya mau tidur, akhirnya tidak jadi tersangka, udah,” ungkap Nabilah saat meninggalkan gedung Bareskrim Polri. Ia beberapa kali mengangkat tangannya, seolah enggan mengulas lebih jauh mengenai detail mediasi yang telah dijalani.

Memaafkan Sepenuh Hati demi Kedamaian

Di hadapan awak media, Nabilah O’Brien menegaskan sikapnya yang memilih untuk memaafkan pihak lawan. Ia juga mengamini pencabutan laporan dugaan pencurian yang sempat dilaporkan terhadap Zendhy dan Evi di restorannya. “Saya maafin semuanya, saya mau tidur, saya mau kerja, saya sudah bukan tersangka, itu saja,” kata Nabilah dengan nada mantap.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa maaf yang diberikan adalah sebesar 100 persen. “Saya maafin 100 persen, iya (sudah cabut laporan) saya mau tidur soalnya,” tambahnya, menunjukkan keinginan kuat untuk segera melanjutkan rutinitasnya tanpa beban masalah hukum.

Zendhy Kusuma dan Istri: Tetap Tenang dan Menghargai Perdamaian

Sementara itu, Zendhy Kusuma dan istrinya, Evi Santi Rahayu, memilih untuk keluar dari Bareskrim Polri lebih awal. Keduanya tampak tenang dan enggan memberikan komentar panjang lebar kepada awak media. Pernyataan singkat yang mereka sampaikan hanya seputar tercapainya perdamaian.

“Kasih itu lemah lembut damai sejahtera,” ucap Evi Santi Rahayu singkat, mengisyaratkan bahwa inti dari kesepakatan yang dicapai adalah kedamaian dan kebaikan. Pernyataan ini mencerminkan harapan mereka agar perseteruan ini benar-benar berakhir tanpa menyisakan dendam atau masalah di kemudian hari.

Kesepakatan damai antara Nabilah O’Brien dan Zendhy Kusuma ini menjadi bukti bahwa dialog dan mediasi dapat menjadi solusi efektif dalam menyelesaikan perselisihan, bahkan yang telah bergulir ke ranah hukum. Dengan pencabutan laporan dan penghapusan unggahan terkait, diharapkan kedua belah pihak dapat kembali fokus pada kehidupan dan pekerjaan masing-masing tanpa dibayangi oleh masalah di masa lalu.

Pos terkait