Keikhlasan Orang Tua Vidi & Kebaikan Mertua Sheila

Kehangatan Keluarga Vidi Aldiano di Tengah Duka, Kisah Menyentuh dari Chua Kotak

Kepergian musisi Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi dunia hiburan Tanah Air. Di tengah kesedihan yang menyelimuti, justru muncul kisah-kisah yang menunjukkan ketegaran dan kehangatan luar biasa dari keluarga almarhum. Salah satunya dibagikan oleh Chua, bassist band Kotak, yang turut hadir untuk menyampaikan belasungkawa. Pengalaman pribadinya saat bertemu dengan orang tua Vidi Aldiano pada hari pemakaman sang musisi, Sabtu (7/3/2026), justru diwarnai oleh sikap luar biasa yang membuat Chua terenyuh.

Chua menceritakan momen pertama kali bertemu dengan keluarga almarhum melalui unggahan di akun Instagramnya. Ia datang dengan niat tulus untuk mengucapkan belasungkawa secara langsung. Namun, sambutan yang ia terima jauh melampaui ekspektasinya.

“Ini pertama kali saya bertemu dengan keluarga almarhum, karena malam itu saya ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Dan masyaAllah… Pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun SANGAT BAIK. Baik banget,” tulis Chua mengawali kisahnya.

Ketegaran Sang Ibunda yang Menginspirasi

Dalam momen penuh haru tersebut, Chua berkesempatan bertemu dengan ibunda Vidi, Besbarini. Di samping jenazah sang putra, Besbarini menunjukkan ketegaran yang luar biasa. Ia tak henti-hentinya menyalami para pelayat dengan tatapan yang tetap hangat, seolah menjadi sosok ibu yang mengayomi dan menenangkan anak-anaknya, meskipun dirinya sendiri tengah dirundung duka mendalam.

“Di samping jenazah, ibunda almarhum duduk dan bergantian menyalami para tamu. Tatapannya juga sangat hangat. Sikapnya benar-benar seperti ibu yang mengayomi anak-anaknya,” lanjut Chua.

Kehangatan itu semakin terasa ketika beberapa pelayat datang dengan tangis kesedihan. Alih-alih tenggelam dalam kesedihannya sendiri, Besbarini justru dengan lembut mengusap mereka untuk memberikan ketenangan. Ucapan terima kasih tak pernah putus terucap dari bibirnya, sebuah gestur yang sangat mengharukan di tengah situasi yang berat.

“Ada yang datang sambil menangis memeluk beliau. Beliau justru mengusap-usap mereka untuk menenangkan. Baik sekali. Ucapan terima kasih tak pernah putus dari mulutnya,” tandas Chua.

Ayah Vidi Aldiano, Sosok Pelindung di Tengah Hujan Duka

Ketegaran serupa juga terpancar dari ayah Vidi Aldiano, Harry Kris. Di tengah guyuran hujan deras yang membasahi malam itu, Harry Kris justru menunjukkan perhatiannya kepada para tamu yang hadir. Ia memastikan para pelayat merasa nyaman dan tidak kehujanan, sebuah perhatian yang sungguh mulia di tengah duka yang ia rasakan.

“Selain mengucapkan terima kasih, beliau justru mengusap lengan baju kami. Seperti ingin memastikan apakah kami basah atau tidak. Lalu beliau berkata, ‘Kalian nggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya’,” beber Chua menceritakan.

Sikap luar biasa dari kedua orang tua Vidi ini membuat Chua semakin yakin bahwa kepribadian Vidi yang baik semasa hidup adalah cerminan dari didikan keluarganya.

“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” imbuhnya.

Di akhir pesannya, Chua mendoakan ketenangan untuk mendiang Vidi. “Rest in Love, Vidi Aldiano. Al Fatihah,” tutupnya.

Perjuangan Vidi Aldiano Melawan Kanker Ginjal

Kabar meninggalnya Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) sore, jelang waktu berbuka puasa, mengejutkan banyak pihak. Diketahui, Vidi telah berjuang melawan kanker ginjal selama enam tahun terakhir. Pencipta lagu dan politisi Melly Goeslaw menjadi salah satu yang pertama mengabarkan berita duka ini melalui akun Instagramnya.

“Innalillahi wainailaihi rojiun. Selamat jalan @vidialdiano. Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya. Namun kamu terpilih olehNya. Insya Allah Surga tempatmu,” tulis Melly.

Melly mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam, namun ia meyakini bahwa Vidi kini telah terbebas dari rasa sakitnya. “Udah gak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan. Banyak yang sayang Vidi, namun Allah SWT lebih sayang dan tahu yang terbaik untukmu,” ujar Melly.

Vidi Aldiano sendiri pernah mengungkapkan pada tahun 2025 bahwa kanker dalam tubuhnya tumbuh lebih cepat. Namun, semangatnya untuk terus berkarya di dunia musik tak pernah padam. Melly Goeslaw menambahkan bahwa Vidi telah meninggalkan jejak karya yang mulia dan akan selalu dikenang.

“Karya dan kecintaanmu pada musik akan tetap kami kenang. Mohon semua yang melihat postingan ini, mengirimkan Alfatihah untuk almarhum Vidi Aldiano,” tambahnya.

Musisi lain seperti Andi Rianto juga turut menyampaikan kabar duka melalui unggahan di akun X pribadinya, “Selamat jalan Vidi Aldiano.”

Kabar meninggalnya Vidi Aldiano juga telah dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada awak media. Vidi menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.33 WIB, didampingi oleh seluruh keluarga besar.

“Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO,” bunyi pesan tersebut.

Jenazah Vidi Aldiano kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026) pagi. Kepergiannya menjadi kehilangan besar, namun kisah ketegaran dan kehangatan keluarganya akan senantiasa menjadi pengingat akan kebaikan almarhum.

Pos terkait