Keanekaragaman Hayati dalam Buku Pelajaran IPAS Kelas 4 SD/MI
Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas 4 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, halaman 97, membahas topik mengenai keanekaragaman hayati. Materi ini ditulis oleh Amalia Fitri, dkk., dan diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) pada tahun 2023.
Keanekaragaman hayati merujuk pada keragaman makhluk hidup yang ada di Bumi, termasuk tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme, serta lingkungan tempat mereka tinggal. Secara sederhana, konsep ini menjelaskan jumlah jenis makhluk hidup yang berbeda yang dapat ditemukan di suatu lokasi tertentu.
Pada halaman tersebut, siswa diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan terkait aktivitas yang disajikan dalam buku. Sebagai catatan penting, sebelum melihat kunci jawaban, siswa diharapkan untuk menjawab soal secara mandiri terlebih dahulu. Kunci jawaban ini bertujuan sebagai panduan dan alat pembanding bagi orang tua dalam memeriksa hasil pekerjaan anak.
Pertanyaan dan Jawaban Terkait Keanekaragaman Hayati
Pertanyaan yang diajukan dalam buku ini antara lain: Di manakah Mia, Dara, dan Ian berada? Apa saja makhluk hidup yang dapat dilihat di sana? Berapa jenis makhluk hidup yang bisa ditemukan?
Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah sebagai berikut:
Mia, Dara, dan Ian berada di lingkungan terbuka, seperti taman atau pekarangan yang banyak ditumbuhi tanaman. Di tempat tersebut, kita dapat melihat berbagai makhluk hidup, seperti:
- Tumbuhan seperti pohon, rumput, dan bunga
- Hewan seperti burung, kupu-kupu, semut, atau kucing
Jika diamati lebih dekat, terdapat banyak jenis makhluk hidup yang bisa ditemukan, baik itu tumbuhan maupun hewan. Jumlahnya bisa melebihi lima jenis, tergantung pada gambar yang dilihat.
Hal ini menunjukkan bahwa di lingkungan sekitar, seperti taman, pekarangan sekolah, atau rumah, terdapat keanekaragaman makhluk hidup. Dengan melihat kondisi tersebut, kita bisa membandingkannya dengan lingkungan di sekitar kita, seperti pekarangan rumah atau sekolah.
Biasanya, di tempat-tempat tersebut juga terdapat berbagai makhluk hidup, meskipun mungkin jumlah dan jenisnya berbeda. Misalnya, di pekarangan rumah kita bisa menemukan tanaman hias, rumput, pohon kecil, serta hewan seperti kucing, ayam, burung, atau serangga.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dimanapun kita berada, selama lingkungan tersebut masih terjaga, kita akan menemukan beragam makhluk hidup. Keanekaragaman ini sangat penting untuk dijaga, karena setiap makhluk hidup memiliki peran dalam menjaga keseimbangan alam.
Peran Keanekaragaman Hayati dalam Kehidupan
Keanekaragaman hayati tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan. Setiap makhluk hidup, baik besar maupun kecil, memiliki peran spesifik dalam menjaga keseimbangan alam. Contohnya, serangga seperti lebah berperan dalam penyerbukan bunga, sedangkan tumbuhan menyediakan oksigen dan tempat tinggal bagi berbagai makhluk hidup lainnya.
Oleh karena itu, menjaga keanekaragaman hayati merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memahami dan menghargai keragaman makhluk hidup, kita dapat menjaga lingkungan agar tetap sehat dan berkelanjutan.
Tips untuk Orang Tua dan Siswa
Orang tua disarankan untuk memberikan bimbingan kepada anak dalam proses belajar, namun tetap mengutamakan kejujuran dan kesadaran diri. Siswa harus mencoba menjawab soal sendiri terlebih dahulu sebelum melihat kunci jawaban. Hal ini membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan memperkuat pemahaman materi.






