Memperhangat Suasana Ramadan dan Lebaran: Inspirasi dari Rumah Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar
Bulan Ramadan bukan hanya tentang ibadah vertikal, tetapi juga momen berharga untuk merajut kebersamaan keluarga. Bagi pasangan selebritas Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar, bulan suci ini menjadi waktu yang tepat untuk menyiapkan rumah agar memancarkan kehangatan yang lebih mendalam, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui serangkaian kebiasaan sederhana, mereka berbagi bagaimana menciptakan lingkungan rumah yang nyaman sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
1. Menjadikan Rumah sebagai Pusat Kebersamaan Keluarga
Bagi Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar, rumah adalah inti dari segala aktivitas kebersamaan selama Ramadan. Mereka berupaya keras menciptakan atmosfer yang hangat dan mengundang, terutama saat senja tiba dan waktu berbuka puasa.
“Di keluarga kami, Ramadan adalah momen untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama. Berbuka puasa bersama di rumah, melibatkan anak-anak dalam kegiatan berbagi, hingga menyiapkan bingkisan untuk keluarga dan orang terdekat,” ungkap Teuku Wisnu. Ia menekankan bahwa rumah yang nyaman secara fisik berkontribusi pada makna kebersamaan yang lebih dalam.
Lebih lanjut, mereka seringkali menyiapkan kebutuhan-kebutuhan sederhana di rumah untuk menyambut tamu atau anggota keluarga yang datang untuk berbuka puasa. Proses ini mencakup penataan ruang makan yang apik hingga memastikan ketersediaan perlengkapan rumah tangga yang memadai, semuanya demi menciptakan suasana rumah yang rapi dan menyenangkan.
2. Menyiapkan Bingkisan Lebaran Penuh Makna dari Rumah
Selain mempercantik hunian, Shireen Sungkar memiliki kebiasaan yang tak kalah penting, yaitu menyiapkan bingkisan Ramadan dan Lebaran langsung dari rumah. Baginya, kegiatan ini adalah bentuk sederhana untuk menyebarkan kebahagiaan kepada orang-orang di sekitarnya.
“Karena kebutuhan setiap orang berbeda, kami ingin memastikan bingkisan yang diberikan benar-benar bermanfaat. Yang terpenting bukanlah seberapa besar nilainya, melainkan bagaimana hadiah tersebut dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi penerimanya,” jelas Shireen.
Bingkisan yang mereka siapkan umumnya berisi barang-barang praktis yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Shireen, hadiah yang fungsional seringkali terasa lebih bermakna karena manfaatnya langsung dirasakan oleh penerima.

3. Melibatkan Anak dalam Memilih Bingkisan Melalui Program Komunitas
Momen Ramadan juga dimanfaatkan oleh Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar untuk menanamkan nilai-nilai empati dan kepedulian kepada anak-anak mereka. Salah satu cara efektif yang mereka lakukan adalah dengan melibatkan anak-anak dalam proses pemilihan bingkisan yang akan diberikan kepada orang lain.
Melalui program “Berkah Baik Wishlist”, keluarga ini menemukan kemudahan dalam mencari inspirasi bingkisan Ramadan yang tidak hanya praktis tetapi juga sesuai dengan kebutuhan penerima.
“Melalui wishlist ini, kami sangat terbantu dalam menyiapkan bingkisan Ramadan yang sederhana namun tetap bernilai guna,” ujar Shireen. Ia menambahkan bahwa keterlibatan anak dalam proses ini membantu mereka memahami bahwa berbagi adalah bentuk perhatian dan kasih sayang kepada sesama.

4. Mempersiapkan Kebutuhan Rumah Tangga Menjelang Lebaran dengan Lebih Efisien
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan akan perlengkapan rumah tangga cenderung meningkat. Mulai dari peralatan dapur, wadah makanan, hingga elemen dekorasi rumah. Oleh karena itu, pasangan ini memilih pendekatan yang praktis agar semua kebutuhan tersebut dapat dipersiapkan secara efisien.
Melalui kampanye “Berkah Ramadan”, berbagai inisiatif dihadirkan untuk memudahkan masyarakat. Salah satunya adalah promo “Berkah Hemat Ramadan” yang menawarkan diskon menarik untuk berbagai kebutuhan rumah tangga dan persiapan Lebaran.
“Ramadan selalu menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menebar kebaikan. Kami ingin memastikan setiap niat baik masyarakat dapat terwujud dengan lebih mudah dan tetap memiliki makna yang mendalam,” ujar Ria Sutrisno, selaku Head of Marketing MR.D.I.Y. Indonesia.
Dengan persiapan yang dilakukan secara sederhana namun penuh makna, rumah dapat bertransformasi menjadi sumber lahirnya berbagai kebaikan yang dapat dibagikan kepada orang lain sepanjang bulan Ramadan dan seterusnya.
Selain itu, penting juga untuk memperhatikan aspek kenyamanan rumah tangga di tengah kesibukan persiapan hari raya.
Tips Tambahan untuk Kenyamanan Rumah di Bulan Ramadan
Menjaga kenyamanan rumah selama bulan Ramadan, apalagi menjelang Lebaran, memerlukan perhatian ekstra. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Tata Ulang Ruangan: Dengan sedikit penataan ulang, ruangan bisa terasa lebih lapang dan nyaman. Fokus pada area berkumpul keluarga seperti ruang tamu dan ruang makan.
- Perhatikan Sirkulasi Udara: Pastikan ventilasi rumah baik agar udara tetap segar, terutama saat cuaca panas. Pertimbangkan penggunaan tanaman hias yang juga berfungsi sebagai pembersih udara alami.
- Ciptakan Suasana Khidmat: Gunakan pencahayaan yang hangat dan menenangkan. Aroma terapi dengan wewangian lembut juga bisa menambah suasana syahdu.
- Siapkan Perlengkapan Ibadah: Pastikan area salat di rumah tertata rapi dan nyaman, lengkap dengan perlengkapan ibadah seperti sajadah dan Al-Qur’an.
Dengan perencanaan yang matang dan sentuhan personal, rumah dapat menjadi tempat yang paling hangat dan penuh berkah, tidak hanya untuk keluarga sendiri tetapi juga bagi para tamu yang datang.






