Malut Trending: Thoriq Alkatiri Dihantam Suporter, Sherly Laos di Acara Ramadan

Sorotan Berita Maluku Utara: Insiden Wasit, Bantuan Pangan, hingga Silaturahmi Ramadan

Maluku Utara kembali menjadi sorotan dengan sejumlah berita yang menarik perhatian publik. Tiga peristiwa utama yang mendominasi pembicaraan dan pembacaan di berbagai platform berita wilayah ini mencakup insiden kekerasan terhadap wasit, program bantuan pangan yang disambut antusias, serta momen kebersamaan dalam silaturahmi Ramadan. Peristiwa-peristiwa ini memberikan gambaran tentang dinamika sosial, olahraga, dan kebijakan publik yang tengah berlangsung di provinsi kepulauan ini.

Insiden Kekerasan Terhadap Wasit FIFA: Noda dalam Laga Olahraga

Sebuah insiden yang mencoreng dunia olahraga terjadi pada laga antara Malut United melawan PSM Makassar pada Sabtu, 7 Maret 2026. Wasit berlisensi FIFA, Thoriq Alkatiri, yang memimpin jalannya pertandingan di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, harus mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari oknum suporter.

Wasit Thoriq Alkatiri yang pimpin laga Malut United vs PSM Makassar kena pukul oknum suporter.

Pertandingan pekan ke-25 Super League tersebut berakhir imbang dengan skor 3-3, namun momen yang paling disayangkan adalah tindakan kekerasan yang dialami oleh perangkat pertandingan. Insiden ini tidak hanya merusak citra pertandingan, tetapi juga menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan dan etika dalam dunia sepak bola, khususnya di kalangan suporter. Tindakan semacam ini jelas bertentangan dengan semangat sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi. Pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan tegas untuk mengusut tuntas kejadian ini dan memberikan sanksi yang setimpal agar tidak terulang kembali di masa depan.

Program Sembako Gratis: Bantuan yang Dinanti Warga Weda Selatan

Di sisi lain, kabar gembira datang dari sektor kebijakan publik. Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengumumkan program penyediaan sembako gratis yang disambut dengan antusiasme luar biasa oleh masyarakat di Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah.

Antusiasme warga Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, terlihat tinggi saat kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (6/3/2026).

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan pada Kamis, 6 Maret 2026, di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, menarik perhatian ribuan warga. Sekitar seribu paket bahan pangan yang telah disiapkan sejak pagi hari langsung diserbu oleh warga yang berdatangan. Antusiasme yang tinggi ini menunjukkan betapa program bantuan pangan semacam ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang mungkin sedang berfluktuasi. Keberhasilan program ini tidak hanya terletak pada penyediaan bahan pokok, tetapi juga pada bagaimana program tersebut mampu menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan kelegaan.

Momen Silaturahmi Ramadan: Kebersamaan Gubernur dan Masyarakat Makeang

Bulan Ramadan selalu menjadi momentum yang istimewa untuk mempererat tali silaturahmi. Hal ini juga yang terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Komunitas Makeang di Kota Ternate. Acara ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran langsung Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, bersama Wakil Gubernur, Sarbin Sehe.

Tokoh masyarakat Makeang, Ustaz M. Hasimy Saban menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara Sherly Laos – Sarbin Sehe dalam kegiatan buka puasa bersama Komunitas Makeang di Kota Ternate.

Acara yang berlangsung di Bela Hotel, tepatnya di Hall Conference Center, pada Sabtu, 7 Maret 2026, dihadiri oleh ratusan warga Makeang dari berbagai latar belakang yang berdomisili di Kota Ternate dan sekitarnya. Kehadiran para petinggi daerah ini secara bersamaan dalam acara komunitas disambut dengan apresiasi tinggi oleh tokoh masyarakat Makeang, Ustaz M. Hasimy Saban.

Menurut Ustaz Hasimy, kehadiran gubernur dan wakil gubernur secara langsung dalam kegiatan keagamaan dan sosial seperti ini memberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Makeang. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah daerah peduli dan hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta berbagi kehangatan di bulan penuh berkah. Kegiatan semacam ini sangat penting untuk memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan, serta membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan rakyat.

Pos terkait