Pemudik Lebaran 2026 yang melintasi Kota Solo kini memiliki dua opsi tempat istirahat yang nyaman dan strategis. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta telah menyiapkan dua masjid yang akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani para pemudik yang membutuhkan tempat singgah selama perjalanan mudik maupun balik. Langkah ini diambil untuk memastikan para pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman, mengurangi risiko kelelahan yang dapat membahayakan keselamatan di jalan.
Dua Masjid Pilihan sebagai Titik Persinggahan
Dua masjid yang terpilih untuk menjadi “masjid ramah pemudik” ini adalah Masjid Sri Sarsanti Soejitno yang berlokasi di kawasan Pajang, Kecamatan Laweyan, dan Masjid Muqorrobin MAN 1 Surakarta di Kadipiro, Kecamatan Banjarsari. Pemilihan kedua lokasi ini bukan tanpa alasan.
Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, menjelaskan bahwa kriteria utama dalam pemilihan kedua masjid ini adalah lokasinya yang sangat strategis dan mudah diakses oleh para pemudik.
Masjid Sri Sarsanti Soejitno:
Terletak di Jalan Joko Tingkir Nomor 6, Pajang, Laweyan. Lokasi ini sangat vital karena berada di jalur selatan Kota Solo. Jalur selatan merupakan salah satu rute utama yang banyak dilalui oleh pemudik yang datang dari arah timur maupun selatan Jawa Tengah menuju Jakarta atau sebaliknya. Keberadaan masjid ini menawarkan kemudahan bagi pemudik yang melintasi area tersebut untuk berhenti dan beristirahat.Masjid Muqorrobin MAN 1 Surakarta:
Berada di Jalan Sumpah Pemuda Nomor 23, Kadipiro, Banjarsari. Masjid ini memiliki posisi strategis di jalur utara Kota Solo. Jalur utara seringkali menjadi rute alternatif atau utama bagi pemudik yang datang dari arah utara Jawa Tengah seperti Semarang dan sekitarnya, serta bagi mereka yang menuju ke arah timur.“Masjidnya nanti rencananya ada 2. Di jalur selatan daerah Pajang Masjid Sri Sarsanti Soejitno. Kemudian masjid yang kedua itu Masjid Muqorrobin MAN 1 Surakarta,” ujar Ahmad Ulin Nur Hafsun pada Minggu (8/3/2026), mengkonfirmasi rencana tersebut.
Fasilitas untuk Kenyamanan Pemudik
Masjid-masjid ini tidak hanya sekadar tempat untuk singgah, tetapi juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik. Beroperasi 24 jam, kedua masjid ini akan menyediakan berbagai fasilitas yang ditujukan untuk membantu pemudik melepas lelah.
Beberapa fasilitas yang akan disediakan meliputi:
Tempat Istirahat yang Nyaman: Pemudik dapat memanfaatkan area masjid untuk beristirahat sejenak dari perjalanan panjang. Kenyamanan menjadi prioritas utama, sehingga diharapkan para pemudik dapat memulihkan energi sebelum melanjutkan perjalanan.
Fasilitas Kebersihan: Kebersihan toilet menjadi salah satu aspek penting yang akan dijaga. Toilet yang bersih akan sangat membantu pemudik untuk membersihkan diri dan merasa lebih segar.
Makanan dan Minuman Ringan: Untuk menambah kenyamanan, masjid-masjid ini juga akan menyediakan makanan ringan seperti snack dan minuman hangat seperti kopi. Hal ini diharapkan dapat membantu pemudik untuk tetap terjaga dan merasa lebih nyaman selama berada di tempat istirahat.
Petugas Pendamping: Kemenag Kota Surakarta juga berencana menjadwalkan petugas untuk mendampingi dan melayani para pemudik. Kehadiran petugas ini diharapkan dapat memberikan bantuan jika pemudik membutuhkan sesuatu atau informasi tambahan.
“Di Solo itu ada 2 masjid yang kita siapkan untuk menjadi masjid ramah pemudik. Masjid ramah pemudik itu nanti buka 24 jam kemudian menyediakan tempat yang nyaman, misalnya toiletnya yang bersih,” jelas Ahmad Ulin Nur Hafsun.
“Kemudian juga bisa menyediakan tempat untuk istirahat. Kita siapkan snack atau kopi atau apa begitu dan akan kita jadwal petugas nanti untuk menemani,” tambahnya.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan para pemudik Lebaran 2026 yang melintasi Solo dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan. Keberadaan masjid ramah pemudik ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pemudik di musim liburan. Para pemudik tidak perlu lagi khawatir mencari tempat istirahat di tengah malam atau saat kelelahan melanda, karena dua masjid ini siap menjadi oase ketenangan di perjalanan mereka.






