Nadiem Menyangkal Kesaksian Ahli IT, Sebut CDM Mencegah Kecurangan

Sidang Kasus Chromebook: Keterangan Ahli dan Penjelasan Nadiem Makarim

Sidang kasus pengadaan Chromebook yang melibatkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, memasuki tahap keterangan ahli. Dalam sidang tersebut, Nadiem mengungkapkan kekagetannya terhadap kesaksian para ahli yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. Ia menilai bahwa para ahli tidak memahami manfaat fitur Chrome Device Management (CDM) yang digunakan dalam pengadaan Chromebook.

“Lucu sekali, tuduhan kejaksaan adalah total loss (kerugian), tidak ada gunanya,” ujar Nadiem kepada awak media setelah sidang berlangsung. Pernyataan ini disampaikan melalui akun Instagram kuasa hukumnya, Hukum Perubahan, pada Senin (6/4).

Nadiem menjelaskan bahwa CDM yang digunakan dapat memaksa pengguna Chromebook untuk memasang platform pengajaran seperti Merdeka Mengajar dan asesmen nasional. “Bisa memaksa untuk memasang (platform) di dalam laptop,” jelasnya.

Selain itu, Nadiem juga menegaskan bahwa tudingan tentang harga laptop Chromebook sebesar Rp 10 juta adalah hoaks. Ia menilai bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang jelas.

Menurut Nadiem, CDM memiliki peran penting dalam melindungi aplikasi agar tetap bisa digunakan dan mencegah kecurangan dalam asesmen nasional. “Karena bisa mengontrol dan mengunci laptop,” katanya. Ia bahkan menyebutkan adanya video yang menunjukkan siswa tidak bisa curang saat ujian karena sistem CDM.

“Dari situ kita bisa tahu bahwa semua keputusan ini bukan kegagalan, tapi keberhasilan platform,” tambahnya.

Sebelumnya, pakar yang dihadirkan dalam sidang, yaitu Mujiono Sadikin dari Universitas Bhayangkara Raya, menyatakan bahwa tidak ada kajian yang bisa digunakan sebagai justifikasi penggunaan CDM. Mujiono mengungkapkan bahwa dirinya pernah diminta oleh penegak hukum untuk membedah tiga dokumen pengadaan Chromebook. Namun, dari tiga dokumen tersebut, tidak ada yang membahas CDM secara mendalam.

Beberapa Poin Penting dalam Sidang

  • Nadiem Makarim merasa kaget dengan kesaksian ahli yang dihadirkan jaksa.
  • Ia menilai para ahli tidak memahami manfaat fitur CDM.
  • CDM dapat memaksa pengguna Chromebook untuk memasang platform pengajaran tertentu.
  • Nadiem menegaskan bahwa tudingan harga laptop sebesar Rp 10 juta adalah hoaks.
  • CDM bertujuan untuk melindungi aplikasi dan mencegah kecurangan dalam asesmen nasional.
  • Tidak ada kajian yang cukup untuk mendukung penggunaan CDM, sesuai pernyataan Mujiono Sadikin.

Pos terkait