Pasutri Spesialis Curanmor Kena Prank Polisi, Kejutan Berujung Borgol
Pasutri yang dikenal sebagai spesialis pencurian motor di Sampang akhirnya tertangkap setelah mendapat kejutan dari polisi. Kejadian ini berawal dari sebuah prank yang dilakukan oleh petugas, yang akhirnya berujung pada penangkapan pasangan tersebut.
Peristiwa ini terjadi ketika sekelompok anggota polisi mengunjungi kamar kos-kosan tempat pasutri itu tinggal. Dalam rekaman video yang beredar, polisi memasuki kamar pelaku sambil menyanyikan lagu ulang tahun. Awalnya, pelaku tidak curiga dan bahkan tertawa karena mengira dirinya sedang diberi hadiah ulang tahun.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa dua pelaku yang ditangkap adalah M (38) warga Kabupaten Sampang dan istrinya, UH (49), warga Kabupaten Bangkalan. Keduanya ditangkap saat sedang istirahat di rumah kos mereka.
Aksi pasutri ini terungkap setelah melakukan pencurian motor milik salah satu petani di Desa Gunung Maddah, Kecamatan Sampang. Mereka bekerja sama untuk mencuri dan membawa kabur kendaraan korban. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan memberikan ciri-ciri pelaku.
Setelah menelusuri informasi tersebut, petugas akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa aksi pencurian motor yang dilakukan oleh pasutri ini bukanlah kali pertama. Mereka telah melakukan tindakan serupa di belasan lokasi berbeda di Kabupaten Sampang.
“Kami menemukan bahwa mereka sudah beraksi di 11 TKP berbeda di Kabupaten Sampang,” ujar Eko dalam pernyataannya.
Menurut pengakuan kedua pelaku, tindakan pencurian tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keduanya mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap, sehingga memilih jalan pintas untuk memperoleh uang.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan apakah ada pelaku lain yang terlibat. Selain itu, penyidik juga akan mengecek apakah ada korban lain yang belum melaporkan kehilangan motornya.

Beberapa kasus pencurian motor dengan modus yang sama telah terjadi sebelumnya. Contohnya, ada maling motor yang diketahui memiliki kemampuan khusus dalam membobol garasi dan mengambil kendaraan dalam waktu singkat. Ada pula cerita lucu tentang tiga maling motor yang membuat Kapolrestabes Surabaya tertawa, meskipun aksinya cukup mengganggu.
Di Banyuwangi, seorang maling motor akhirnya tewas setelah terjatuh ke laut saat mencoba kabur. Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan untuk tidak lagi melakukan tindakan ilegal.
Dengan adanya penangkapan pasutri ini, polisi berharap dapat memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.






