Penumpang Kereta Lebaran Surabaya Naik 8 Persen



PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatatkan jumlah penumpang sebesar 1.034.894 selama masa libur Lebaran tahun 2026. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya melayani sekitar 960.573 penumpang.

Manager Humas KAI Daerah Operasi 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa masa angkutan lebaran berlangsung dari tanggal 11 Maret hingga 1 April 2026. Dalam periode tersebut, total penumpang yang berangkat mencapai 520.023 orang, sedangkan jumlah penumpang yang tiba di seluruh stasiun wilayah Daerah Operasi 8 Surabaya sebanyak 514.871 orang.

Hendro menyampaikan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk menggunakan layanan kereta api dalam perjalanan mudik dan balik Lebaran. Ia juga menekankan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada para pelanggan.

Dalam hal distribusi penumpang, terdapat tiga stasiun dengan volume terbesar selama masa lebaran 2026. Ketiga stasiun tersebut adalah:

Stasiun Surabaya Gubeng dengan jumlah penumpang sebanyak 309.343 orang

Stasiun Surabaya Pasarturi dengan jumlah penumpang sebanyak 291.424 orang

* Stasiun Malang dengan jumlah penumpang sebanyak 161.484 orang

Stasiun-stasiun ini menjadi pusat utama keberangkatan dan kedatangan penumpang selama masa angkutan lebaran. Hendro menjelaskan bahwa lokasi ketiga stasiun tersebut memang strategis karena dekat dengan pusat-pusat perkantoran, pasar, dan permukiman penduduk.

Selain itu, puncak arus mudik tercatat pada tanggal 18 Maret 2026, dengan total penumpang sebanyak 53.702 orang. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 24 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 57.210 orang.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang, KAI Daerah Operasi 8 Surabaya mengoperasikan total 47 perjalanan kereta api setiap hari selama masa angkutan lebaran. Rinciannya adalah sebagai berikut:

38 KA jarak jauh reguler

9 KA jarak jauh tambahan

Pengoperasian tambahan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan penumpang dan menghindari kemacetan di stasiun serta jalur kereta api. Selain itu, pihak KAI juga melakukan pengawasan ketat terhadap kondisi kereta api dan infrastruktur agar dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para penumpang.

KAI Daerah Operasi 8 Surabaya juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti kepolisian dan dinas perhubungan, untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan penumpang. Hal ini dilakukan guna mengurangi risiko kecelakaan dan gangguan lainnya selama masa angkutan lebaran.

Dengan adanya peningkatan jumlah penumpang dan pengoperasian tambahan kereta api, KAI Daerah Operasi 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan memenuhi harapan masyarakat dalam penggunaan transportasi kereta api.

Pos terkait