Potensi Kepindahan Rizky Ridho ke Eropa: FCV Dender Tertarik, Borussia Mönchengladbach Juga Memantau
Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Indonesia, di mana beberapa pemain muda berpotensi meniti karier di Eropa. Salah satu nama yang mencuat adalah Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta. Klub Belgia, FCV Dender, yang dimiliki oleh pengusaha Indonesia Sihar Sitorus, secara terang-terangan menyatakan ketertarikannya untuk merekrut Rizky Ridho.
Sihar Sitorus, dalam sebuah wawancara di televisi nasional, mengungkapkan bahwa ia telah merekomendasikan sejumlah pemain Indonesia yang dinilainya cocok bermain di kancah Eropa, khususnya di Belgia. Meskipun tidak menyebut nama secara langsung, petunjuk yang diberikan oleh Sihar Sitorus mengarah kuat pada Rizky Ridho, yang baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi tiga musim dengan Persija Jakarta hingga 30 Juni 2028.
Adanya klausul dalam kontrak Rizky Ridho yang memungkinkan kepindahannya ke Eropa memberikan angin segar bagi potensi transfer ini. Perkiraan nilai transfer Rizky Ridho per 19 Desember 2025 mencapai Rp11,30 miliar, yang tentu menjadi pertimbangan penting bagi FCV Dender. Menarik untuk dinantikan apakah kepindahan Rizky Ridho ke Belgia ini akan terwujud.
Borussia Mönchengladbach Lirik Bakat Indonesia, Rizky Ridho dan Mees Hilgers Masuk Radar
Tidak hanya FCV Dender, klub Bundesliga Jerman, Borussia Mönchengladbach, juga menunjukkan ketertarikan pada talenta sepak bola Indonesia. Direktur Olahraga klub tersebut, Rouven Schroder, secara terbuka menyatakan bahwa mereka terus memantau potensi pemain dari seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Ketertarikan ini semakin menguat dengan adanya Kevin Diks, bek Timnas Indonesia yang telah memperkuat Borussia Mönchengladbach hingga tahun 2030. Schroder melihat Kevin Diks sebagai aset penting dan juga sebagai “pencari bakat” yang memahami kualitas pemain-pemain Indonesia.
“Saya rasa merekrut langsung dari Indonesia akan sangat sulit, tetapi tentu saja kami terus melihat peluang dan Kevin adalah pencari bakat untuk kami. Dan dia tahu soal pemain Indonesia,” ujar Schroder.
Berdasarkan sinyal ini, ada dua nama pemain Timnas Indonesia yang berpotensi direkomendasikan oleh Kevin Diks untuk didatangkan ke Borussia Mönchengladbach:
Rizky Ridho (Bek Tengah)
Kevin Diks pernah secara terbuka menyatakan bahwa Rizky Ridho memiliki kualitas yang cocok untuk bermain di Bundesliga. Bersama dengan Jay Idzes, Rizky Ridho dianggap memiliki potensi besar untuk berkembang di kompetisi kasta tertinggi Jerman tersebut. Meskipun rumor mengenai Jay Idzes lebih mengarah ke klub-klub Serie A Italia, Rizky Ridho tetap menjadi kandidat kuat yang bisa dilirik oleh Borussia Mönchengladbach.Mees Hilgers (Bek Tengah)
Pemain Timnas Indonesia lainnya yang berpotensi menyeberang ke Bundesliga adalah Mees Hilgers, yang saat ini bermain untuk FC Twente. Setelah gagal bergabung dengan klub Prancis di awal musim lalu dan sempat dibekap cedera, Mees Hilgers dikabarkan menarik minat sejumlah klub Bundesliga. FC Twente pun terbuka untuk melepasnya jika ada tawaran yang sesuai. Akun media sosial yang fokus pada pemain Indonesia di luar negeri juga telah mengindikasikan kemungkinan kepindahan Mees Hilgers ke Bundesliga, meskipun tim tujuannya belum terkonfirmasi.
Kevin Diks Berupaya Menggoda Bintang Bundesliga untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia
Di sisi lain, Kevin Diks juga aktif dalam upaya memperkuat Timnas Indonesia. Ia dikabarkan telah berkomunikasi dengan Jenson Seelt, seorang bek muda yang bermain untuk VfL Wolfsburg di Bundesliga dan dipinjamkan dari Sunderland. Kevin Diks tampaknya sedang berusaha memperkenalkan dan menggoda Jenson Seelt, yang memiliki darah keturunan Indonesia dari Maluku, untuk mempertimbangkan bermain bersama skuad Garuda.
Kevin Diks menjelaskan bahwa ia telah berbicara dengan Jenson Seelt mengenai Indonesia dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada bek tersebut. “Diks dan Seelt Bicara Tentang Indonesia! Seusai pertandingan Borussia Mönchengladbach vs VFL Wolfsburg, Kevin Diks mengatakan dirinya sudah berbicara dengan Jenson Seelt yang juga memiliki akar Maluku, Indonesia dan membahas tentang Indonesia. Diks mengatakan tidak ingin memberikan tekanan apapun kepada bek pinjaman dari Sunderland tersebut mengenai masa depannya. Diks hanya mengatakan biarkan Seelt memikirkan apa yang dia rasakan saat ini setelah berbincang tentang Indonesia,” demikian kutipan dari akun media sosial yang membahas sepak bola Indonesia.
Ketertarikan Jenson Seelt terhadap tanah leluhurnya memang sudah terlihat sebelumnya. Dalam sebuah sesi wawancara, ia mengungkapkan keinginannya untuk mengunjungi Indonesia dalam waktu dekat, termasuk tempat kakeknya berasal di Maluku.
“Kakek saya berasal dari Indonesia, dari Maluku tepatnya,” ujar Jenson Seelt. “Saya berkomunikasi dengan kakek saya, tentu saja. Saya belum pernah ke tempat dulu dia tinggal, waktu dia tumbuh dewasa, dan rumahnya sekarang. Sayang sekali, tapi saya pasti ingin mengunjunginya, dalam waktu dekat.”
Jenson Seelt juga mengaku memiliki kenangan masa kecil yang manis dengan makanan Indonesia, bahkan menyebut soto sebagai makanan favoritnya. Hal ini semakin memperkuat spekulasi bahwa ia mungkin terbuka untuk membela tim nasional Indonesia di masa depan.







