Pertamina Jamin Stok BBM Aman Pontianak Jelang Lebaran, Konsumsi Naik 20%

Pertamina Tingkatkan Stok BBM dan LPG Antisipasi Lonjakan Konsumsi Jelang Idulfitri

Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga melalui Sales Area Kalimantan Barat telah mengambil langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bagi masyarakat. Peningkatan konsumsi bahan bakar telah terdeteksi di Kota Pontianak dalam beberapa hari terakhir, mendorong perusahaan untuk segera mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026. Satgas ini akan beroperasi mulai tanggal 9 Maret hingga 1 April 2026, mencakup periode krusial menjelang dan selama libur panjang Idulfitri.

Sales Area Manager (SAM) Retail Kalbar, Widhi Tri Adhi Hidayat, menyatakan bahwa berbagai upaya antisipatif telah dilancarkan sejak seminggu sebelum penetapan resmi Satgas RAFI. Fokus utama adalah peningkatan stok BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan stok LPG di pangkalan-pangkalan resmi.

“Di Sales Area Kalbar kami menjalankan Satgas Ramadan dan Idulfitri tahun 2026 mulai 9 Maret sampai 1 April,” ujar Widhi pada Minggu, 8 Maret 2026. “Langkah yang kita ambil, satu minggu sebelumnya kita sudah melakukan up stok di tiap SPBU serta di pangkalan LPG. Harapannya masyarakat yang merayakan Idulfitri kebutuhannya bisa tersedia.”

Peningkatan Konsumsi BBM Teramati

Menurut Widhi, tren peningkatan konsumsi BBM mulai terlihat jelas dalam beberapa hari terakhir, khususnya di wilayah Kota Pontianak. Data yang dihimpun menunjukkan adanya kenaikan konsumsi produk gasolin, seperti Pertalite dan Pertamax, yang berkisar antara 18 hingga 20 persen jika dibandingkan dengan hari-hari normal.

“Beberapa hari ini ada peningkatan konsumsi masyarakat khususnya di wilayah Pontianak, terhitung dari dua hari lalu sekitar 18 sampai 20 persen peningkatan konsumsi gasolin seperti Pertalite maupun Pertamax,” jelasnya. Peningkatan ini diprediksi akan terus berlanjut seiring mendekatnya hari raya Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat, baik untuk mudik maupun aktivitas lainnya, cenderung meningkat.

Strategi Pertamina untuk Menjaga Ketersediaan

Untuk memastikan pasokan BBM tetap aman dan stabil guna memenuhi lonjakan permintaan, Pertamina telah melakukan beberapa langkah konkret. Selain meningkatkan stok di SPBU, perusahaan juga melakukan penambahan volume distribusi BBM. Bahkan, pengiriman tambahan dilakukan pada malam hari, dengan volume mencapai sekitar 72 ribu liter di beberapa titik strategis di Kota Pontianak.

Distribusi di Wilayah Hulu Tetap Lancar

Sementara itu, kondisi distribusi BBM di wilayah hulu Kalimantan Barat dilaporkan masih berjalan lancar. Pertamina tidak hanya fokus pada kota-kota besar, tetapi juga memastikan ketersediaan pasokan di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus. Salah satu contohnya adalah penambahan suplai di wilayah Kapuas Hulu, yang juga menjadi salah satu area dengan potensi peningkatan konsumsi.

“Khususnya di Kapuas Hulu juga dilakukan penambahan suplai agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tambah Widhi. Upaya ini menunjukkan komitmen Pertamina untuk melayani seluruh lapisan masyarakat di berbagai wilayah, tanpa terkecuali.

Imbauan kepada Masyarakat

Meskipun Pertamina telah melakukan berbagai persiapan dan memastikan stok BBM untuk SPBU di Kota Pontianak maupun di wilayah Kalimantan Barat secara umum masih dalam kondisi aman, Widhi tetap mengimbau masyarakat untuk bijak dalam melakukan pembelian. Ia menyarankan agar masyarakat membeli BBM sesuai dengan kebutuhan riil dan menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan yang dapat menimbulkan kepanikan atau kelangkaan semu.

“Kami mengimbau masyarakat khususnya di Kota Pontianak untuk membeli secara wajar, tidak berlebihan dan tidak panik. Karena kami pastikan suplai dan stok BBM di SPBU, baik di Pontianak maupun Kalbar, dalam kondisi aman,” pungkasnya.

Kesiapan Pertamina dalam menghadapi lonjakan konsumsi menjelang Idulfitri ini diharapkan dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari kemenangan tanpa kekhawatiran akan ketersediaan energi.

Pos terkait