Kondisi PSM Makassar yang Mengkhawatirkan
Posisi PSM Makassar semakin memprihatinkan di tengah kompetisi Liga 1 Indonesia. Tim asal Makassar kini menghadapi tantangan berat, baik dari tim-tim di atasnya maupun klub-klub di bawahnya. Setelah kekalahan dari Borneo FC, PSM masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan total 28 poin.
Kondisi ini membuat PSM Makassar semakin dekat dengan dua klub di bawahnya, yaitu Madura United dan Persijap Jepara. Saat ini, Madura United yang berada di peringkat ke-14 memiliki 26 poin, hanya terpaut dua angka dari PSM. Sementara itu, Persijap Jepara yang duduk di posisi ke-15 memiliki 25 poin, jaraknya hanya tiga poin dari PSM.
Namun, Persijap Jepara masih menyimpan satu pertandingan. Mereka akan menjamu Semen Padang dalam laga mendatang. Jika berhasil meraih kemenangan, maka poin mereka bisa sama dengan PSM Makassar. Hal ini memperparah situasi PSM yang harus waspada terhadap ancaman degradasi.
Tanggapan Suporter PSM Makassar
Suporter PSM Makassar, Ulil Amri, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan melawan Borneo FC. Ia menilai bahwa kekalahan tersebut bisa menjadi momentum untuk meningkatkan dukungan suporter jika PSM mampu memenangkan pertandingan.
”Pasti laga kandang nanti suporter akan loyo juga mendukung ke stadion. Kita kan ke sana bukan cuma modal tiket, ada ongkos, butuh makan, minum, pulang tengah malam, tapi kalah. Ya bagaimana juga kalau begini,” keluhnya.
Ulil hanya berharap agar PSM bisa bertahan di Super League musim depan. Menurutnya, saat ini PSM tidak lagi bersaing dalam perebutan gelar juara, tetapi fokus pada upaya menghindari degradasi.
”Ya tidak tahu bagaimana lagi, saya cuma berharap PSM bisa bertahan di Super League musim depan. Karena sekarang PSM tidak berjuang untuk berebut juara, tapi berusaha menghindari degradasi,” ucapnya.
Permintaan Maaf dari Pemain PSM Makassar
Pemain PSM Makassar, Akbar Tanjung, menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter. Ia mengatakan bahwa sebelum pertandingan, para pemain meminta dukungan dari suporter. Namun, ketika dukungan itu hadir, justru kekalahan yang dipersembahkan.
”Saya minta maaf juga kepada suporter yang sudah hadir untuk mendukung kita, dan juga suporter yang belum sempat hadir yang menonton di rumah. Kami minta maaf atas hasil ini,” kata dia.






