Ramadan Damai: WKRI Tanjung Selor Berbagi Kebersamaan di Tugu Cinta

Aksi Welas Asih di Bulungan: Wanita Katolik Bagikan Ratusan Takjil, Perkuat Harmoni Lintas Iman

Semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama kembali berpendar di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Dalam sebuah aksi sosial yang mengharukan, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Anna Tanjung Selor menunjukkan kepeduliannya dengan membagikan ratusan paket takjil kepada umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kegiatan yang berlangsung di kawasan ikonik Tugu Cinta Damai, Tanjung Selor, pada Minggu (8/3/2026) ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk saling berbagi dan merajut kasih.

Para anggota WKRI dengan penuh semangat dan senyum tulus turun ke jalan, membagikan paket takjil kepada setiap pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki yang melintas di sekitar Tugu Cinta Damai. Paket-paket takjil yang dibungkus rapi dalam kantong plastik merah itu diserahkan satu per satu, menjadi penyejuk di tengah teriknya matahari menjelang waktu berbuka puasa. Aksi sederhana namun bermakna ini sontak menarik perhatian dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat.

Ratusan Paket Takjil Ludes dalam Sekejap

Marlen, perwakilan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) WKRI Kalimantan Utara, menjelaskan bahwa pembagian takjil ini merupakan salah satu program kerja unggulan dari bidang kesejahteraan WKRI Ranting Santa Anna Tanjung Selor. Lebih dari sekadar membantu meringankan beban umat Muslim yang berpuasa, kegiatan ini sejatinya adalah sebuah pernyataan kuat tentang keharmonisan dan saling pengertian antarumat beragama.

“Ini adalah wujud nyata toleransi kami bagi saudara-saudari kami umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Marlen dengan nada bangga.

Secara total, sebanyak 275 paket takjil telah disiapkan untuk dibagikan. Tingginya antusiasme masyarakat membuat seluruh paket takjil tersebut ludes tak sampai dalam waktu setengah jam. “Puji Tuhan, sambutan dari penerima sangat luar biasa. Dalam waktu singkat, semua takjil sudah habis dibagikan kepada pengendara maupun warga yang berjalan kaki,” tambahnya. Kecepatan habisnya takjil ini mencerminkan betapa dalamnya kerinduan masyarakat akan momen berbagi dan kebersamaan.

Bertepatan dengan Momentum Prapaskah, Perkuat Makna Kepedulian

Menariknya, kegiatan berbagi takjil ini juga bertepatan dengan masa Prapaskah bagi umat Katolik. Lisia Angling Kusuma, Ketua WKRI Ranting Santa Anna Tanjung Selor, mengungkapkan bahwa momentum ini menjadi kesempatan berharga untuk mengaplikasikan nilai-nilai kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama.

“Kegiatan ini bertepatan dengan masa Prapaskah bagi kami umat Katolik, sekaligus menjadi aksi nyata bentuk toleransi antarumat beragama,” jelas Lisia.

Bagi Lisia dan seluruh anggota WKRI Ranting Santa Anna Tanjung Selor, berbagi takjil ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, melainkan sebuah refleksi dari ajaran kasih dan kepedulian yang mereka anut. Mereka berharap, aksi sederhana ini dapat menginspirasi organisasi kemasyarakatan lainnya untuk terus menumbuhkan semangat persatuan, saling menghargai, dan merawat keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

Puluhan Anggota Terlibat, Harapan untuk Keberlanjutan

Dalam pelaksanaan kegiatan yang penuh makna ini, sekitar 30 anggota WKRI Ranting Santa Anna Tanjung Selor turut terlibat secara langsung. Dengan penuh dedikasi, mereka bekerja sama membagikan setiap paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di sekitar Tugu Cinta Damai, salah satu pusat keramaian di Tanjung Selor.

Lisia menyampaikan harapannya agar kegiatan berbagi semacam ini tidak hanya terbatas pada momen-momen tertentu, melainkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami berharap, Wanita Katolik Republik Indonesia, khususnya Ranting Santa Anna Tanjung Selor, dapat terus membaur dengan masyarakat luas dan senantiasa mendukung program-program pemerintah Kabupaten Bulungan,” ungkapnya.

Perlu diketahui, WKRI Kalimantan Utara memiliki empat bidang utama dalam menjalankan berbagai program kegiatan, yaitu bidang organisasi, pendidikan, kesejahteraan, dan ekonomi. Setiap bidang memiliki program kerja spesifik yang dirancang untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

“Setiap bidang memiliki program masing-masing. Salah satunya dari bidang kesejahteraan adalah kegiatan berbagi takjil seperti yang kami lakukan hari ini,” pungkas Lisia, menegaskan komitmen WKRI dalam melayani dan berkontribusi bagi masyarakat luas.

Pos terkait