Rasa Takut Marquez Tersembunyi, Pedrosa Paham Setiap Pembalap Punya Waktunya



Kondisi pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, kini menjadi sorotan dalam ajang MotoGP 2026. Masalah utama yang dihadapi oleh juara dunia MotoGP tujuh kali ini adalah kondisi fisiknya yang mulai menurun. Hal ini membuat performanya tidak stabil dan sering terjatuh dalam balapan.

Situasi ini dipahami oleh Dani Pedrosa, mantan pembalap MotoGP yang juga pernah menjadi rekan setim Marquez di Honda. Menurut Pedrosa, semua hal pasti memiliki masa. Bagi Marquez, yang telah mengalami banyak kecelakaan dan cedera, kemampuan untuk tetap bugar tidak bisa bertahan selamanya.

“Segala sesuatu ada waktunya. Aspek paling menentukan bagi Marc adalah kondisi fisiknya,” ujar Pedrosa, seperti dilansir dari Motosan.

Dalam konteks ini, Pedrosa juga menjelaskan pentingnya pengelolaan cedera dan dampak psikologis yang muncul akibat luka-luka yang dialami seorang pembalap. Ia menambahkan bahwa rasa takut terhadap balapan akan semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Ketakutan tersebut tentu memengaruhi performa seorang pembalap. “Ada hal-hal yang terpatri di alam bawah sadar, dan kamu tidak bisa menghapusnya sepenuhnya,” tambah Pedrosa.

Lebih lanjut, Pedrosa menjelaskan perbedaan antara pembalap muda dan yang sudah lebih tua. Di mana para pembalap muda, seperti mereka yang berusia 19 atau 20 tahun, cenderung tidak takut menghadapi risiko di lintasan. Sementara itu, pembalap yang sudah memasuki usia kepala tiga mulai menyadari konsekuensi dari setiap tindakan mereka.

“Ketika kamu bersaing dengan anak-anak berusia 19 atau 20 tahun yang tidak takut dan kamu mulai menyadari risikonya, di situlah perbedaan besar terbentuk,” jelas Pedrosa.

Saat ini, Pedrosa tidak lagi aktif sebagai pembalap, melainkan bertugas sebagai pembalap penguji di KTM. Ia juga menyatakan bahwa masa balapannya telah berlalu dan ia tidak akan kembali turun sebagai pembalap wild card pada musim ini.

“Pada prinsipnya saya tidak akan kembali menggunakan ‘wild card’, waktuku sudah berlalu,” ujar Pedrosa.

Pos terkait