Ribuan lampu PJU siap terangi jalan gelap Mojokerto

Pengadaan Bohlam PJU di Mojokerto

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto telah mengalokasikan dana sebesar Rp 500 juta dari anggaran APBD tahun 2026 untuk pengadaan bohlam lampu Penerangan Jalan Umum (PJU). Dana ini digunakan untuk mengganti lampu PJU yang rusak di berbagai ruas jalan di 18 kecamatan.

Kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto, menjelaskan bahwa pengadaan bohlam dilakukan sebagai respons terhadap banyaknya pengaduan masyarakat mengenai lampu jalan yang mati. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut dengan perbaikan atau penggantian lampu.

Pengadaan bohlam PJU dilakukan secara bertahap. Terdapat 44 ribu titik jaringan PJU di seluruh Kabupaten Mojokerto. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.020 bohlam akan diganti dalam tahap awal. Penggantian ini dilakukan oleh 16 petugas menggunakan empat mobil Skylift.

Proses Penggantian dan Efisiensi

Kabid Prasarana Lalu Lintas dan Perparkiran DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Adi, menjelaskan bahwa penggantian bohlam dilakukan dengan memperhatikan efisiensi energi. Sebelumnya, lampu PJU menggunakan daya sebesar 250 watt, namun kini beralih ke daya 150 watt. Hal ini dilakukan guna menghemat konsumsi listrik sekaligus meningkatkan efektivitas penerangan jalan.

Adi menambahkan bahwa pengaduan masyarakat tentang lampu jalan yang mati menjadi dasar pengambilan keputusan untuk melakukan penggantian. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa nyaman dan aman saat beraktivitas di malam hari,” ujarnya.

Langkah yang Dilakukan

Penggantian bohlam PJU dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Tim teknis DPRKP2 akan bekerja dengan cermat untuk memastikan setiap titik jaringan PJU yang rusak mendapatkan perbaikan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
* Pemeriksaan kondisi lampu PJU di berbagai titik jaringan
* Identifikasi area yang membutuhkan perbaikan segera
* Persiapan alat dan perlengkapan kerja seperti mobil Skylift dan peralatan keselamatan
* Pelaksanaan penggantian bohlam sesuai rencana yang telah disusun

Tantangan dan Solusi

Meskipun proses penggantian bohlam PJU dilakukan secara bertahap, ada beberapa tantangan yang dihadapi. Misalnya, kendala akses jalan di beberapa wilayah yang sulit dijangkau. Namun, tim teknis DPRKP2 telah menyiapkan strategi untuk mengatasi hal ini, termasuk koordinasi dengan pihak desa setempat.

Selain itu, adanya peningkatan jumlah pengaduan masyarakat juga menjadi motivasi untuk mempercepat proses perbaikan. DPRKP2 berkomitmen untuk terus memantau kondisi lampu PJU dan memberikan respon cepat terhadap keluhan warga.

Masa Depan PJU di Mojokerto

Pengadaan bohlam PJU merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas penerangan jalan di Kabupaten Mojokerto. Di masa depan, DPRKP2 berencana untuk terus melakukan pemeliharaan dan perawatan rutin pada sistem PJU. Selain itu, pihak dinas juga akan mengevaluasi kinerja lampu yang sudah diganti untuk memastikan efisiensi dan keandalannya.


Pos terkait