Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, akhirnya angkat bicara setelah bebas dari kontroversi paspor yang menimpa sejumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda.
Kontroversi ini muncul setelah NAC Breda melaporkan Go Ahead Eagles ke KNVB (Asosiasi Sepak Bola Belanda) karena diduga memainkan pemain ilegal. Pemain tersebut adalah Dean James, yang dianggap belum mengurus izin kerja setelah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Akibat laporan ini, beberapa pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda terkena dampak, termasuk Justin Hubner.
Namun, Jaksa Independen KNVB akhirnya memutuskan bahwa tidak ada pengulangan hasil pertandingan. Keputusan ini memberikan ruang bagi para pemain Timnas Indonesia untuk mendapatkan izin kerja dan kembali bermain di Liga Belanda. Justin Hubner pun akhirnya bisa tampil bersama Fortuna Sittard saat menjamu NAC Breda dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026.
Setelah peristiwa besar tentang paspor dan izin kerja berakhir, Justin Hubner secara terbuka mengkritik NAC Breda yang menjadi biang keladi dari skandal ini.
“Anda sama sekali tidak diizinkan untuk berlatih, tidak diizinkan untuk bermain pertandingan karena masalah paspor,” ujar Justin Hubner dalam wawancara dengan ESPN usai duel Fortuna Sittard vs NAC Breda dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (12/4).
“Ya soal NAC, pertama-tama, saya merasa memalukan bahwa manajemen klub telah mengambil tindakan di sana-sini untuk itu.”
“Apa peduli mereka dengan kewarganegaraan Anda?”
“Maksud saya, ya, biarkan saja mereka bermain sepak bola dan paspor itu eh, apakah itu penting bagi mereka?”
Justin Hubner menilai sikap NAC Breda sangat tidak pantas. Ia menyindir bahwa upaya NAC Breda hanyalah untuk mencari celah-celah di luar aspek olahraga.
Selain itu, Justin Hubner juga membela rekan setimnya di Timnas Indonesia, Dean James dalam kasus ini. Dean James dinilai hanya melakukan tugasnya saja saat tampil bersama Go Ahead Eagles.
Justin Hubner juga menganggap NAC Breda tidak pantas berbicara soal keabsahan paspor setelah kalah telak 0-6 di lapangan dari Go Ahead Eagles.
“Tidak (pantas), tentu saja tidak,” kata Hubner.
“Saya pikir eh jika Anda dihancurkan 6-0 oleh tim yang kuat, maka eh Anda tidak berhak untuk mulai berbicara tentang paspor.”
“Dan itu tentang Dean James. Bukannya dia mencetak lima gol melawan NAC juga?”
“Dia hanya bermain sebagai bek kiri dan hanya melakukan tugasnya.”
“Jadi, eh, ya, saya merasa tindakan manajemen klub NAC itu memalukan.”
“Dan para pemain, layaknya penggemar yang tidak bisa berbuat apa-apa.”
“Tetapi ya, fakta bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah di sana, saya rasa itu konyol,” ujarnya.






