Lonjakan aktivitas belanja online di Indonesia menjelang bulan Ramadan merupakan fenomena yang konsisten terjadi setiap tahunnya. Momen ini menjadi peluang emas bagi para pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk meningkatkan omzet penjualan mereka secara signifikan. Platform e-commerce seperti Tokopedia dan TikTok Shop menjadi arena utama bagi para penjual untuk menjangkau konsumen yang antusias berburu aneka kebutuhan selama bulan puasa hingga Hari Raya Idulfitri.
Peningkatan Transaksi Signifikan di Momen Ramadan
Dalam menghadapi bulan Ramadan, khususnya pada tahun 2025, tercatat adanya peningkatan transaksi yang luar biasa. Melalui kampanye “Ramadan Ekstra Seru”, nilai transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop dilaporkan melonjak lebih dari 10 kali lipat, terutama pada periode sahur. Peningkatan ini tidak hanya dirasakan oleh platform, tetapi juga oleh para penjual. Rata-rata jumlah pesanan yang diterima oleh penjual juga mengalami kenaikan dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Di TikTok Shop yang terintegrasi dengan Tokopedia, beberapa kategori produk menunjukkan performa penjualan yang sangat baik melalui fitur live streaming. Produk-produk terlaris meliputi busana muslim wanita, parfum, produk perawatan kulit (skincare), kosmetik (makeup), serta aneka bingkisan atau hampers Ramadan. Keberhasilan ini didorong oleh kombinasi kekuatan konten yang otentik, rekomendasi produk yang dipersonalisasi sesuai minat konsumen, dan dukungan dari komunitas pembeli yang solid.
Strategi UMKM untuk Memaksimalkan Penjualan Ramadan 2026
Menghadapi antusiasme belanja yang tinggi selama Ramadan, UMKM dituntut untuk mempersiapkan strategi yang matang agar dapat memaksimalkan potensi penjualan. Berdasarkan panduan yang diberikan, terdapat lima langkah kunci yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha untuk menghadapi Ramadan 2026:
Penyiapan Stok yang Strategis:
Lonjakan permintaan diperkirakan akan terjadi sejak awal Ramadan hingga menjelang Lebaran. Oleh karena itu, UMKM perlu memastikan ketersediaan stok untuk produk-produk terlaris dan kategori yang memiliki permintaan tinggi. Pemanfaatan program seperti “SiapStok” dapat membantu penjual dalam merencanakan persediaan secara efektif, sehingga meminimalkan risiko kehabisan barang. Selain itu, strategi pengemasan produk dalam bentuk bundel atau hampers Lebaran juga terbukti efektif dalam mendorong peningkatan transaksi.Optimalisasi Tampilan dan Informasi Produk:
Di tengah persaingan yang ketat di platform e-commerce, tampilan produk yang menarik secara visual dan deskripsi yang jelas menjadi kunci utama untuk menarik perhatian konsumen. Penjual disarankan untuk memanfaatkan official seller toolkit yang tersedia untuk mempercantik tampilan katalog produk mereka dengan tema Ramadan. Penting untuk menyajikan informasi produk secara detail, jujur, dan akurat, serta memastikan kepatuhan terhadap kebijakan platform agar operasional penjualan berjalan lancar tanpa hambatan.Memaksimalkan Promo dan Konten Video:
Berbagai jenis promo seperti diskon, pemberian voucher, dan gratis ongkos kirim terbukti ampuh dalam menciptakan urgensi pembelian di kalangan konsumen. Fitur live streaming di TikTok, yang kini terintegrasi dengan TikTok Shop by Tokopedia, menawarkan keunggulan interaksi langsung dengan konsumen. Melalui sesi live streaming, penjual dapat memberikan penjelasan produk yang lebih komprehensif, menjawab pertanyaan konsumen secara real-time, dan menawarkan promo-promo eksklusif yang terbatas waktu.Memperkuat Layanan Pelanggan:
Kecepatan respons terhadap pertanyaan dan keluhan pelanggan, serta konsistensi dalam memberikan pelayanan yang baik, menjadi faktor krusial terutama saat lonjakan transaksi terjadi. Pengalaman berbelanja yang positif, bahkan dengan sentuhan sederhana seperti menyertakan hadiah kecil dalam paket pesanan, dapat berkontribusi signifikan dalam menjaga rating toko tetap tinggi dan mendorong konsumen untuk melakukan pembelian ulang di kemudian hari.Aktif Mengikuti Kampanye Besar:
Platform e-commerce seringkali menyelenggarakan kampanye besar yang bertepatan dengan momen-momen penting. Kampanye “Ramadan Ekstra Seru 2026” dijadwalkan akan dimulai pada 9 Februari 2026 di TikTok Shop dan 18 Februari 2026 di Tokopedia. Mengikuti kampanye ini membuka peluang besar untuk meningkatkan visibilitas produk dan penjualan melalui berbagai fitur promosi yang disediakan, termasuk penggunaan iklan otomatis seperti GMV Max dan program bundling voucher.
Selama periode kampanye “Ramadan Ekstra Seru” berlangsung, Tokopedia menghadirkan program menarik bertajuk “Kejar Ketupat”. Program ini menawarkan total hadiah gratis belanja senilai Rp 4 miliar, hadiah utama berupa emas seberat 100 gram, paket umrah untuk sekeluarga, hingga sebuah mobil. Selain itu, terdapat pula promo “Mall Pasti Diskon” yang menawarkan potongan harga hingga 90%.
Sementara itu, di TikTok Shop, konsumen berkesempatan memenangkan hadiah fantastis seperti mobil dan iPhone 17 melalui permainan interaktif “Pecahkan Telur”. Terdapat pula voucher diskon hingga 50%, serta program “THR Diskon” yang memberikan potongan harga hingga Rp 1 juta setiap harinya.
Untuk mendukung para penjual dalam mengoptimalkan potensi bisnis mereka di bulan Ramadan, baik Tokopedia maupun TikTok Shop akan menyelenggarakan “Seller Webinar Ramadan Ekstra Seru”. Sesi webinar ini dijadwalkan pada tanggal 11, 18, dan 26 Februari 2026. Acara ini bertujuan untuk membekali para penjual dengan strategi jitu dan wawasan terkini agar mereka dapat memanfaatkan momentum Ramadan secara maksimal dan menjaga pertumbuhan bisnis mereka secara berkelanjutan.






