Jalin Ukhuwah dan Perkuat Iman: Tadarus Akbar di Sintang
SINTANG – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Al-Amin, Jalan Lintas Melawi, Sintang, pada Jumat, 6 Maret 2026, saat digelarnya acara Tadarus Akbar yang diselenggarakan oleh Majelis Pengurus Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (MPD ICMI) Kabupaten Sintang. Acara akbar ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran pengurus ICMI dan takmir masjid, tetapi juga mendapat kehormatan dengan kehadiran Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, beserta Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny.
Acara yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Indra Subekti, Ketua MPD ICMI Kabupaten Sintang Kurniawan beserta jajaran pengurusnya, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan penting lainnya. Kehadiran para pemimpin daerah menunjukkan sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kegiatan keagamaan yang positif.
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa sukacitanya dapat berkumpul dan bersilaturahmi dengan umat Islam dalam momentum Tadarus Akbar. Ia menekankan betapa pentingnya kegiatan keagamaan semacam ini untuk memperkuat pemahaman dan praktik ajaran agama, yang pada gilirannya akan meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh masyarakat.
“Kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran krusial dalam membentuk karakter dan spiritualitas masyarakat. Pemerintah daerah sangat mendukung penuh setiap inisiatif yang memberikan ruang bagi umat beragama untuk mendalami ajaran mereka dengan aman dan nyaman,” ujar Bupati Bala.
Lebih lanjut, Bupati berharap agar Tadarus Akbar yang diinisiasi oleh ICMI Kabupaten Sintang ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Ia juga berharap agar pelaksanaannya dapat melibatkan partisipasi umat Islam yang lebih luas di seluruh penjuru Kabupaten Sintang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
Peran Aktif dalam Pembangunan Daerah
Selain fokus pada aspek spiritual, Bupati Bala juga secara tegas mengajak seluruh umat Islam untuk turut berperan aktif dalam pembangunan daerah. Ia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat yang berkelanjutan akan menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Sintang yang lebih maju, sejahtera, dan berkualitas di masa depan.
“Mari kita bergandengan tangan, bersinergi, dan berkontribusi nyata demi kemajuan Kabupaten Sintang yang kita cintai ini. Pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.
Menjaga Toleransi dan Persatuan
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sintang juga memberikan penekanan penting mengenai pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama di Kabupaten Sintang. Ia menegaskan bahwa perbedaan yang ada seharusnya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi kekuatan untuk saling menghargai dan menemukan titik temu sebagai sesama anak bangsa.
“Kita harus menjaga toleransi antar umat beragama dengan baik. Jangan memperdebatkan perbedaan, tetapi mari kita cari titik persamaan agar kita bisa bersatu dan bersama-sama membangun Kabupaten Sintang,” tegasnya. Pesan ini sangat relevan di tengah keragaman yang ada di Kabupaten Sintang, menekankan pentingnya harmoni sosial.
Menghadapi Tantangan Lokal dengan Bijak
Bupati Sintang juga mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di Kabupaten Sintang belakangan ini. Hal ini mencakup penertiban aktivitas pekerja tambang serta pengungkapan kasus narkoba yang baru saja terjadi. Ia menekankan perlunya pendekatan yang konstruktif dan tidak reaktif dalam menghadapi isu-isu tersebut.
Peran Tokoh dalam Melindungi Generasi Muda
Terkait dengan maraknya peredaran narkoba, Bupati Bala secara khusus mengingatkan seluruh elemen masyarakat, terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, dan para pendidik, untuk bersinergi dalam melindungi generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.
“Saya mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, orang tua, dan guru untuk terus mengingatkan anak-anak kita agar tidak pernah menyentuh narkoba. Masa depan mereka, dan masa depan Kabupaten Sintang, bergantung pada generasi muda yang sehat dan bebas dari pengaruh buruk narkoba,” tegasnya. Ajakan ini merupakan bentuk kepedulian mendalam terhadap masa depan generasi penerus.
Melalui momentum kegiatan keagamaan seperti Tadarus Akbar ini, Bupati Sintang berharap nilai-nilai keimanan, kebersamaan, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat akan semakin menguat. Ia meyakini bahwa penguatan nilai-nilai tersebut akan sangat mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis, kondusif, dan penuh keberkahan di Kabupaten Sintang. Acara ini menjadi pengingat akan pentingnya spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari serta peran aktif masyarakat dalam membangun daerah.






