Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tidak ketinggalan dalam memberikan pujian setinggi langit kepada Lionel Messi, bintang sepak bola dunia yang telah mendunia. Dalam sebuah momen yang penuh kehormatan, Trump menyambut kedatangan Lionel Messi beserta timnya, Inter Miami, di Gedung Putih. Acara ini diselenggarakan pada Kamis, 5 Maret 2026, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa tim tersebut yang berhasil menjuarai Major League Soccer (MLS) pada musim 2025.
Dalam pidatonya yang berapi-api, Trump secara terbuka memuji kehebatan Messi, bahkan meyakini bahwa pemain berusia 79 tahun tersebut (merujuk pada statusnya sebagai ikon legendaris) memiliki kemampuan untuk bermain di klub mana pun di seluruh penjuru dunia. “Leo adalah juara bertahan Piala Dunia dan pemain terbaik di sana,” ujar Trump, menggarisbawahi status Messi sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa. “Dia bisa bermain di mana saja di dunia.” Trump melanjutkan, “Anda dapat memilih tim mana pun dan Anda memilih Miami. Saya tidak menyalahkan Anda, cuaca di sana sangat bagus,” candanya, merujuk pada daya tarik iklim Florida.
Trump juga melontarkan sebuah pertanyaan retoris yang mengundang perdebatan hangat di antara para tamu undangan, meminta mereka untuk memilih antara Messi atau legenda Brasil, Pele. Kedua nama tersebut telah mengukir sejarah gemilang, masing-masing diwakili sebagai ikon sepak bola dari negara mereka. Pele, yang dijuluki sebagai “Dewa Sepak Bola Brasil,” berhasil mempersembahkan tiga trofi Piala Dunia untuk negaranya. Sementara itu, Messi baru saja mengantarkan Argentina meraih gelar juara dunia pada edisi 2022, sebuah pencapaian yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu yang terhebat. “Siapa lebih baik, Messi atau Pele?” tanya Trump. Reaksi yang terdengar di ruangan tersebut mayoritas meneriakkan nama Messi, sementara sang bintang Argentina sendiri hanya tersenyum malu-malu menanggapi pujian tersebut.
Peran Krusial Messi dalam Kejayaan Inter Miami
Lionel Messi memang menjadi aktor utama di balik kesuksesan Inter Miami merengkuh gelar MLS pada musim sebelumnya. Dalam pertandingan final yang krusial, La Pulga, julukan akrab Messi, menunjukkan kelasnya dengan menyumbangkan dua assist vital yang membantu timnya meraih kemenangan 3-1 atas Vancouver Whitecaps. Berkat penampilan gemilangnya sepanjang musim, Messi dianugerahi gelar Pemain Terbaik (MVP). Catatan statistiknya sungguh luar biasa: 29 gol dan 19 assist hanya dalam 28 pertandingan di musim reguler. Tidak berhenti di situ, performanya di babak play-off pun tak kalah mengesankan, dengan mencetak enam gol dan sembilan assist.
Pemain kelahiran Rosario ini berhasil mempertahankan gelar MVP yang telah diraihnya pada musim sebelumnya. Sejarah MLS mencatat bahwa Messi adalah satu-satunya pemain yang mampu meraih trofi Pemain Terbaik MLS selama dua musim berturut-turut. Fenomena ini membuktikan bahwa kepindahannya ke Amerika Serikat tidak serta-merta meredupkan kariernya. Sebaliknya, sang raja Ballon d’Or justru menunjukkan bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Sejak bergabung dengan Inter Miami pada tahun 2023, Messi telah mencatatkan rekor impresif dengan 79 gol dan 44 assist dari total 90 pertandingan di berbagai kompetisi.
Tantangan di Musim 2026
Meskipun demikian, perjalanan Messi dan Inter Miami untuk mempertahankan gelar MLS pada musim 2026 tidaklah mulus. Musim baru dimulai dengan sedikit hambatan, di mana Inter Miami harus menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Los Angeles FC. Namun, tim yang bermarkas di Florida ini berhasil bangkit di pertandingan kedua, meraih kemenangan 4-2 atas rival mereka, Orlando. Perjalanan masih panjang, dan performa Inter Miami di sisa musim akan menjadi sorotan utama.






