Asosiasi Pengusaha Dapur Minta MBG Berlanjut 25 Tahun

Visi Jangka Panjang Program Makan Bergizi Gratis

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis (APPMBGI) memiliki visi untuk menjadikan program makan bergizi gratis sebagai bagian penting dari kebijakan pemerintah yang berkelanjutan. Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai, menyatakan bahwa salah satu tujuan utama pembentukan asosiasi ini adalah memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berjalan dalam satu periode pemerintahan, tetapi bisa terus berlangsung hingga 25 tahun ke depan.

“Ini menjadi perjuangan kami dari asosiasi bagaimana MBG ini tetap sustain, tidak hanya dalam satu periode kepemimpinan saja, tetapi bagaimana program ini bisa berjalan sampai 25 tahun ke depan,” ujar Abdul Rivai saat menghadiri acara APPMBGI National Summit di Kantor Pusat APPMBGI, Jakarta, pada Sabtu, 25 April 2026.

Meski ada banyak suara yang ingin menghentikan MBG, Abdul Rivai menilai bahwa fakta di lapangan menunjukkan bahwa program ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Ia menekankan bahwa MBG terutama bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan tambahan pemenuhan gizi.

“Kalau MBG bisa berjalan hingga 25 tahun ke depan, hasilnya baru bisa dirasakan, termasuk dalam menjawab persoalan stunting,” katanya.

Peran APPMBGI dalam Menjaga Kualitas Program

APPMBGI juga bertindak sebagai wadah perkumpulan para pengusaha dapur MBG. Asosiasi ini berperan dalam memastikan standar keamanan pangan selama pelaksanaan MBG. Selain itu, APPMBGI juga bertugas untuk memfasilitasi kelancaran rantai pasok bahan pangan dalam program ini.

“Kami memberikan dukungan agar rantai pasok bisa terdukung dengan baik. Asosiasi ini mempertemukan pengusaha, supplier, hingga pengelola dapur, baik mitra korporasi maupun koperasi,” jelas Abdul Rivai.

Hari ini, lebih dari 2.000 pemilik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) berkumpul di kantor pusat APPMBGI, Jakarta Timur. Acara ini turut menghadirkan para pejabat dan menteri di Kabinet Merah Putih sebagai pembicara.

Beberapa di antaranya meliputi:
* Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
* Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
* Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia
* Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana
* Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Arif Satria
* Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Dalam acara tersebut, Abdul Rivai menegaskan bahwa keberlanjutan program MBG menjadi kunci untuk menciptakan dampak yang nyata. Ia berharap program ini dapat terus berjalan tanpa terganggu oleh perubahan pemerintahan atau isu-isu yang muncul di media sosial.

“Kami akan terus berjuang agar MBG tetap menjadi prioritas nasional,” tegasnya.

Selain itu, APPMBGI juga berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan adanya asosiasi ini, diharapkan semua stakeholder dapat bekerja sama untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan secara efisien dan efektif.

Program makan bergizi gratis diharapkan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi menjadi bagian dari kebijakan jangka panjang yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, MBG dapat menjadi contoh nyata dalam upaya meningkatkan kualitas hidup melalui akses pangan yang sehat dan terjangkau.

Pos terkait