Briptu Bagus Berani Hadapi Ombak Selamatkan Wisatawan Tenggelam



BANDUNG – Dua wisatawan, Ali Nazar (20 tahun) dari Banten dan Bima (20 tahun) dari Padang, nyaris kehilangan nyawa setelah tenggelam di Pantai Selatan Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Rabu (21/2/2026) sore kemarin. Salah satu dari mereka sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Aksi penyelamatan terhadap kedua wisatawan tersebut dilakukan oleh Briptu Bagus Eko, anggota Polairud Polres Garut. Ia melihat dua orang wisatawan yang tenggelam di Pantai Karangpapak dengan jarak sekitar 100 meter dan langsung menerjang ombak untuk menyelamatkan keduanya.

Briptu Bagus menjelaskan bahwa kedua wisatawan tersebut berenang terlalu jauh ke tengah laut hingga akhirnya terseret arus. Ia mengungkapkan bahwa keduanya mengalami kelelahan setelah berusaha mempertahankan diri dari arus yang kuat.

Ia pun langsung berlari dan berenang menerjang ombak meskipun ombak tersebut cukup besar. Beberapa warga juga berteriak memberi peringatan tentang bahaya ombak yang sedang mengancam.

“Banyak yang berteriak agar saya tidak mendekat karena berbahaya, tapi saya tetap ingin menyelamatkan mereka,” ucap dia, Kamis (22/1/2026).

Bagus mengaku kesulitan dalam menyelamatkan kedua korban karena tenaga yang terkuras. Namun, ia bersyukur bisa membawa keduanya ke bibir pantai.

“Ini semata-mata demi kemanusiaan dan panggilan jiwa saya sebagai anggota Polri yang mendedikasikan diri untuk masyarakat,” ungkap dia.

Setelah tiba di pinggir pantai, Briptu Bagus menuturkan salah satu korban sempat tidak sadarkan diri. Korban mendapatkan pertolongan pertama dan secara perlahan membaik. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Cikelet untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa jajarannya melakukan langkah cepat mulai dari memberikan pertolongan SAR hingga mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.

Ia mengimbau para wisatawan agar selalu waspada saat berada di area pantai. Wisatawan diminta tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut serta memperhatikan kondisi ombak dan peringatan petugas demi keselamatan bersama.

Tips Keselamatan Saat Berwisata ke Pantai

Berikut beberapa tips penting yang bisa diterapkan oleh wisatawan saat berkunjung ke pantai:

  • Jangan berenang terlalu jauh

    Arus laut bisa sangat kuat dan berbahaya bagi siapa saja yang tidak terbiasa. Pastikan untuk tidak melebihi batas aman yang ditentukan oleh petugas atau tanda peringatan.

  • Perhatikan kondisi cuaca dan ombak

    Sebelum memutuskan untuk berenang, pastikan kondisi cuaca dan ombak sedang stabil. Jika ombak terlalu besar, hindari berenang dan carilah tempat yang lebih aman.

  • Ikuti petunjuk dan peringatan

    Petugas pantai biasanya menempatkan tanda peringatan atau garis aman. Patuhi petunjuk tersebut untuk memastikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

  • Bawa alat bantu jika diperlukan

    Jika Anda belum mahir berenang, gunakan alat bantu seperti pelampung atau pakaian pelampung agar lebih aman saat berada di air.

  • Jangan berenang sendirian

    Selalu ajak teman atau keluarga saat berenang. Jika terjadi hal tak terduga, seseorang bisa segera memberi pertolongan.

Peran Petugas dalam Menjaga Keselamatan Wisatawan

Petugas penjaga pantai memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan wisatawan. Mereka tidak hanya memberi peringatan, tetapi juga siap memberikan bantuan darurat jika diperlukan. Tindakan cepat dan tanggap dari petugas seperti Briptu Bagus Eko dapat menyelamatkan nyawa dan mencegah kejadian yang lebih buruk.

Dalam situasi darurat, kesadaran diri dan kesigapan petugas menjadi faktor utama dalam menangani keadaan. Oleh karena itu, penting bagi wisatawan untuk selalu menghargai dan mematuhi peraturan yang diberlakukan di area pantai.

Pos terkait