GARUT – Petugas Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut melakukan evakuasi terhadap dua wisatawan asal Bandung yang terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Papak, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, dengan satu korban dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya selamat.
Kepala Satpolairud Polres Garut, Iptu Aep Saprudin, menjelaskan bahwa dua wisatawan bernama Eri Hermawan (26 tahun) dan Rohimat (20 tahun) yang merupakan warga Bandung mengalami kecelakaan laut di kawasan wisata Pantai Karang Papak, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Garut sekitar pukul 14.00 WIB.
“Kedua korban merupakan wisatawan dari Kabupaten Bandung yang datang bersama rombongan rekan kerja,” ujarnya.
Menurut Aep, kedua korban berenang di zona berbahaya yang dekat dengan area palung laut. Saat itu, terjadi arus balik yang cukup kuat hingga membawa mereka ke tengah lautan.
Atas kejadian tersebut, jajarannya bersama Balawista, nelayan, dan pengunjung pantai memberikan pertolongan terhadap kedua korban. Akhirnya, korban Eri berhasil dievakuasi ke tepi pantai dan kondisinya membaik.
“Sementara korban Rohimat terseret arus hingga sekitar 200 meter dari bibir pantai dan mengalami kondisi lemas akibat banyak menelan air laut,” katanya.
Iptu Aep menyampaikan bahwa korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikelet untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Namun, sayangnya korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Adanya kejadian ini menjadi perhatian semua pihak, terutama bagi pengunjung yang harus lebih waspada saat beraktivitas di pantai. Pengunjung diharapkan mematuhi rambu-rambu bahaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh pengunjung pantai adalah:
- Mematuhi rambu-rambu peringatan yang telah dipasang di lokasi wisata.
- Tidak berenang di area berbahaya, terutama yang dekat dengan palung laut.
- Menghindari aktivitas di luar zona aman yang telah ditentukan oleh pihak pengelola pantai.
Dengan kesadaran dan kehati-hatian yang tinggi, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam pantai tanpa risiko yang berbahaya. Selain itu, penting juga untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan arus laut sebelum memutuskan untuk berenang atau melakukan aktivitas di sekitar pantai.
Pihak berwenang juga terus meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap bahaya laut. Dengan kolaborasi antara petugas dan pengunjung, kejadian serupa di masa depan dapat diminimalkan.






