Ibu Kandung Jenazah Bayi yang Ditemukan Anjing di Malang Ternyata Siswi PKL



MALANG –

Beberapa waktu lalu, sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Seorang bayi ditemukan dalam kondisi membusuk dan dikubur secara dangkal di halaman rumah kontrakan. Kejadian ini awalnya diketahui oleh seekor anjing yang menarik jenazah bayi dari lubang kuburnya.

Peristiwa tersebut membuat heboh para siswi praktik kerja lapangan (PKL) yang tinggal di rumah kontrakan tersebut. Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi pelaku pembuangan jenazah bayi tersebut.

Pelaku Dikenali sebagai Salah Satu Siswi PKL

Menurut informasi yang diperoleh, pelaku adalah salah satu dari delapan siswa PKL yang menyewa rumah kontrakan tersebut. Ia memiliki inisial W. Kapolsek Sumberpucung, Iptu Choirul Mustofa, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap delapan siswi PKL, W akhirnya mengakui bahwa ia adalah ibu dari bayi tersebut.

Dalam pengakuannya, W mengatakan bahwa ia nekat mengubur bayinya karena panik dan takut ketahuan hamil. Ia mengaku melahirkan bayinya sekitar pukul 02.00 dini hari di kamar mandi rumah kontrakan. Saat itu, bayinya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Karena takut ketahuan, ia segera mengambil cangkul dan mengubur bayinya,” ujar Choirul.

Penyelidikan Terus Dilakukan

Saat ini, kasus ini sedang didalami oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang. Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam pendalaman.

“Iya, perkara ini tengah kami dalami lebih lanjut. Perkembangan akan kami update lebih lanjut,” singkatnya.

Pengakuan dan Rasa Takut

Dari hasil pemeriksaan, W mengungkapkan bahwa ia merasa sangat takut jika orang lain mengetahui bahwa ia sedang hamil. Hal ini membuatnya bertindak impulsif dengan mengubur bayinya sendiri.

Ia juga mengatakan bahwa saat melahirkan, ia tidak memiliki bantuan siapa pun. Ia hanya berusaha menyelesaikan masalah sendirian.

Kondisi Jasad Bayi

Jenazah bayi yang ditemukan dalam kondisi membusuk tersebut diduga dikubur oleh orang tuanya. Aksi anjing yang menarik jenazah dari lubang kubur membuat warga sekitar kaget dan mulai mencari tahu siapa pelakunya.

Polisi kemudian memeriksa delapan siswi PKL tersebut karena mencurigai salah satu dari mereka sebagai ibu kandung bayi malang itu. Setelah proses pemeriksaan yang intensif, akhirnya identitas pelaku terungkap.

Tindakan Hukum yang Akan Diambil

Meskipun W telah mengakui perbuatannya, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua fakta terungkap.

Selain itu, pihak keluarga atau orang terdekat W juga diminta untuk diperiksa guna mendapatkan informasi lebih lengkap tentang kejadian ini.

Dengan adanya kasus ini, muncul pertanyaan besar tentang bagaimana seorang remaja bisa sampai mengambil tindakan ekstrem seperti ini.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa pentingnya edukasi seksual dan dukungan sosial bagi remaja yang menghadapi situasi sulit.

Pos terkait