bali.
, DENPASAR – Rerahinan bagi umat Hindu di Bali merupakan peringatan hari-hari suci yang memiliki makna mendalam dalam kehidupan spiritual dan budaya masyarakat. Rerahinan berasal dari kata “rai” yang berarti puncaknya hari atau hari-hari yang dipandang penting dan suci. Pada hari-hari ini, kekuatan spiritual akan mengalir lebih besar dan deras, yaitu kekuatan suci yang berasal dari Ida Sanghyang Widhi Wasa.
Rerahinan diperingati atas dasar nilai moral spiritual dan tingkat kesadaran manusia atau umat itu sendiri dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Setiap perayaan rerahinan memiliki makna dan ritual khusus yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali.
Selama Februari 2026, ada 11 kali rerahinan yang digelar oleh umat Hindu di Bali dengan melakukan persembahyangan di merajan maupun sanggahnya masing-masing. Berikut jadwal rerahinan umat Hindu Bali pada Februari 2026:
2 Februari 2026. Purnama
Hari purnama adalah momen penting dalam kalender Hindu, di mana bulan purnama menjadi simbol kelengkapan dan keharmonisan. Pada hari ini, umat Hindu biasanya melakukan persembahyangan untuk memohon berkah dan perlindungan dari Tuhan.7 Februari 2026. Tumpek Kandang
Tumpek Kandang adalah hari khusus yang digunakan untuk menyembah binatang peliharaan atau ternak. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan agar hewan peliharaan tetap sehat serta terhindar dari penyakit. Hari ini juga dikenal sebagai weton wewalungan, di mana umat Hindu memuja Sang Rare Angon sebagai dewa penjaga ternak.11 Februari 2026. Buda Wage Menail
Buda Wage Menail adalah hari yang memiliki makna spiritual khusus. Umat Hindu biasanya melakukan ritual tertentu untuk memperkuat hubungan mereka dengan Tuhan dan memohon perlindungan serta keberkahan dalam hidup.12 Februari 2026. Kajeng Keliwon Uwudan
Pada hari ini, umat Hindu melaksanakan upacara khusus yang bertujuan untuk membersihkan diri secara spiritual dan fisik. Ritual ini sering dilakukan sebagai persiapan menuju hari-hari suci berikutnya.13 Februari 2026. Hari Bhatara Sri
Hari Bhatara Sri adalah hari yang ditujukan untuk memperingati Bhatara Sri sebagai salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Umat Hindu biasanya melakukan persembahyangan dan doa-doa khusus pada hari ini.16 Februari 2026. Tilem
Tilem adalah hari di mana bulan tidak terlihat. Pada hari ini, umat Hindu biasanya melakukan ritual untuk memohon ketenangan, kedamaian, dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.27 Februari 2026. Kajeng Keliwon Enyitan
Kajeng Keliwon Enyitan adalah hari yang memiliki makna khusus dalam tradisi Hindu. Umat Hindu biasanya melakukan ritual untuk membersihkan diri secara spiritual dan memohon perlindungan dari segala hal negatif.
Setiap hari rerahinan memiliki makna dan arti tersendiri bagi umat Hindu di Bali. Dengan mengikuti tradisi dan ritual yang telah ditetapkan, masyarakat dapat menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.






