Kebakaran Dapur Kafe di Taman Heulang Bogor, Satu Karyawan Terluka
Sebuah insiden kebakaran melanda dapur sebuah kafe yang berlokasi di kawasan Taman Heulang, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu malam, 17 Januari 2026. Api yang dengan cepat membesar berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran, namun meninggalkan kerugian materiil dan satu korban luka ringan.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, M. Ade Nugraha, menjelaskan kronologi kejadian yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, api pertama kali muncul akibat kebocoran pada tabung gas LPG berukuran 3 kilogram. Tabung gas tersebut diketahui sedang digunakan untuk keperluan memasak di dapur kafe saat insiden terjadi.
“Menurut keterangan saksi awal, terjadinya kebakaran karena kebocoran gas. Saat itu sedang dipakai untuk memasak,” ujar Ade dalam keterangannya pada Minggu, 18 Januari 2026.
Sebelum kedatangan petugas pemadam kebakaran, api sempat berusaha dipadamkan oleh karyawan kafe menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Upaya awal ini dilaporkan cukup membantu memperlambat penyebaran api.
Respons Cepat Petugas Damkar
Menanggapi laporan kebakaran, Dinas Damkar Kota Bogor segera mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Dengan sigap, para petugas langsung melakukan upaya pemadaman. Beruntung, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan dalam waktu singkat, yaitu sekitar lima menit setelah petugas tiba di lokasi.
“Selama kurang lebih lima menit api berhasil dipadamkan,” tambahnya.
Dampak Kebakaran
Meskipun api berhasil dipadamkan dengan cepat, insiden ini tetap menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Pemilik kafe diperkirakan mengalami kerugian finansial mencapai Rp 20 juta rupiah akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh api. Kerusakan tersebut meliputi peralatan dapur, perabotan, serta sebagian struktur bangunan.
Selain kerugian materiil, insiden kebakaran ini juga menyebabkan satu orang karyawan kafe mengalami luka bakar ringan di bagian tangannya. Karyawan yang diketahui bernama Iki, berusia 21 tahun, segera mendapatkan penanganan medis di lokasi kejadian dari petugas kesehatan yang turut hadir bersama tim pemadam kebakaran.
“Dan saat itu langsung diobati di lokasi oleh petugas kesehatan,” ucap Ade.
Kondisi Lokasi Kejadian
Dari rekaman video yang diterima, terlihat jelas bagaimana personel Damkar beraksi memadamkan api yang terkonsentrasi di area dapur kafe. Asap tebal masih membubung saat petugas berjuang mengendalikan situasi.
Kondisi dapur pasca-kebakaran menunjukkan dampak yang cukup parah. Kompor yang digunakan untuk memasak tampak hangus dan gosong. Beberapa bahan makanan yang berada di dekat sumber api juga ikut terbakar. Tembok di area dapur terlihat menghitam akibat terpaan panas dan jelaga api, menandakan intensitas api yang cukup tinggi pada saat kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan gas LPG di dapur, baik di lingkungan komersial maupun rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap tabung gas dan selang penyambung, serta ketersediaan alat pemadam api ringan, sangat disarankan untuk mencegah insiden serupa terulang.






