Kabar Duka: Vokalis Element, Lucky Widja Meninggal Dunia
Lucky Widja, vokalis band Element, meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026) di Rumah Sakit Halim, Jakarta. Ia berpulang setelah menjalani perjuangan panjang melawan penyakit tuberkulosis ginjal yang dideritanya sejak 2022. Kekasih dan rekan sesama vokalis, Ferdy Tahier, pertama kali mengumumkan kabar duka tersebut melalui akun Instagramnya @ferdy_tahier pada malam hari.
Ferdy menyampaikan rasa kehilangan mendalam terhadap sahabatnya dengan tulisan yang penuh makna. Ia menulis:
“Selamat jalan sahabat gw..ade gw..partner gw di panggung…,” tulis Ferdy, dikutip dari akun Instagramnya, Senin (26/1/2026).
Ia juga menceritakan bagaimana kondisi Lucky semakin memburuk akibat penyakit yang dideritanya. Berat badan Lucky turun drastis, dan ia harus menjalani cuci darah serta menggunakan oksigen tambahan. Ferdy menambahkan:
“Lo udah tenang, ga sakit lagi..ga butuh cuci darah lagi..ga perlu oxygen lagi..lo happy skrg,bisa muda lagi…tenang disana ya ki..gw sendirian di panggung nyanyinya skrg…,” lanjut Ferdy.
Ia juga menambahkan:
“Semoga gw bisa ya nyanyi sendiri…semoga lo husnul khotimah ya ki..sampai ketemu lagi kita ya brader,” pungkasnya.
Lucky Widja dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Senin (26/1/2026) siang. Berikut adalah profil lengkap dan rekam jejak Lucky:
Profil Lucky Widja
Lucky Widja lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 1 September 1976. Sebelum terjun ke industri musik, ia lebih dulu menggeluti dunia modeling. Pada tahun 1996, ia berhasil menyabet gelar 1 TOP Guess dalam pemilihan model majalah Aneka. Selain itu, Lucky juga pernah membintangi film Gen X.
Setelah itu, Lucky bersama Ronny Setiawan dan Didi Riyadi mendirikan grup band Element. Ia lulusan Teknik Arsitektur Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini sempat hengkang dari band yang telah ia rintis selama enam tahun dan memutuskan untuk bersolo karir.
Pada 2006, Lucky merilis album solo perdananya yaitu Untukmu Cinta. Tak lama berselang, ia mengeluarkan single yang berjudul Pacari Aku (2009) dan Biar Saja (2016). Pada 2020, Lucky dan gitaris Element, Aditya Pratama, kembali bergabung dengan band Element.
Lucky juga pernah menjadi musik produser untuk beberapa artis seperti Rossa, Jimmy Sogalrey, Feby Febiola, Ian, Revol Band, The Lovers, Cool Colors, dan lainnya. Selain itu, ia juga menjadi DJ & Producer pada 2010. Bersama rekannya, ia mendirikan grup bernama Daydreamore, sebuah promotor musik dan event organizer yang awalnya fokus pada industri Electronic Dance Music (EDM), sebelum kemudian memperluas kiprahnya ke industri hiburan secara umum.
Dalam kehidupan pribadinya, Lucky pernah menjalin hubungan dengan aktris Ardina Rasti pada awal 2002. Namun, hubungan mereka berakhir pada 2007, sebelum akhirnya Lucky menikah dengan Aleima pada 2013.
Diskografi dan Filmografi
Diskografi:
– Bersama Element:
– Hanyalah Cinta (1999)
– Kupersembahkan Nirwana (2001)
– Paradoks (2002)
– Album Perjalanan 1999-2003 (2003)
– Dialog (2004)
– New World Resonansi (2020)
– Album solo:
– Untukmu Cinta (2006)
Filmografi:
– Serial web:
– Wedding Agreement the Series (2022)
– Serial televisi:
– Virgin the Series (2005)
– Sulaiman (2005)
Pengakuan Lucky Soal Penyakitnya
Sebelum meninggal, Lucky sempat menceritakan awal mula dirinya terkena penyakit tuberkulosis ginjal. Hal tersebut diungkapkan saat menjadi bintang tamu di podcast All You Can Hear di YouTube Ferdy Element.
Lucky mengaku curiga dengan masalah di dalam tubuhnya, terutama saat malam hari. Ia sering merasa tidak kuat berdiri. “Tahunya bulan puasa hari ke berapa tuh. Setiap habis buka puasa, tidur, terus malem baru pindah ke tempat tidur gitu. Kadang-kadang sampai merangkak,” ujar Lucky.
Berbeda ketika pagi hari, Lucky merasakan tidak ada masalah di dalam tubuhnya. Oleh karena itu, Lucky mengaku bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya. “Makanya itu gue bingung, kenapa ya. Besok paginya nganter anak sekolah bisa, seger lagi gue, puasa lagi ya kan. Buka puasa, duduk bentar nonton TV, blackout, pingsan,” imbuhnya.
Ia sampai berpesan kepada temannya untuk mengantarkan pulang jika tiba-tiba tak sadarkan diri. “Gue sampai bilang ke temen gue, ntar anterin gue pulang ya kalo tiba-tiba gue sakit,” pintanya.
Temannya pun bingung dan mempertanyakan kondisi Lucky. “Temen gue nanya, ‘Lo sakit apa?’ Enggak tahu gue, enggak ngerti,” kata Lucky.
Beberapa orang mengira Lucky mengidap penyakit gula. “Gula kali, pada bilang gula,” tandas ayah satu anak ini.
Akhirnya, dokter mendiagnosis Lucky dengan diabetes. Namun, ketika cek darah dilakukan, ternyata ginjal Lucky yang bermasalah. “Dokter bilang, ini pasti gula Pak. Ya udah coba cek aja ternyata ginjal gue udah stadium lima. Gue panik, ke dokter rontgen langsung CT scan.”
“Waduh kayak begini nih parah. Jadi airnya udah enggak bisa lewat, pokonya ginjalnya yang satu udah kecil, satu udah bengkak. Air enggak bisa lewat, enggak bisa keluar segala macam,” selorohnya.






