Megatruh Soundsystem Rilis ‘Jagad Amuk Rakyat’, Mars Gelap untuk Album Kedua

Megatruh Soundsystem Rilis Single Terbaru, ‘Jagad Amuk Rakyat’

Megatruh Soundsystem kembali merilis single terbaru berjudul ‘Jagad Amuk Rakyat’. Lagu ini menjadi bagian dari fase lanjutan menuju album kedua mereka yang bertajuk ‘Heavy Mystical Dub’. Duo elektronika asal Yogyakarta yang digawangi oleh Ari Hamzah dan Kiki Pea ini terus mengeksplorasi musiknya di persimpangan antara kultur sound system Jamaika, dub eksperimental, serta nuansa gelap yang terinspirasi oleh post-punk dan darkwave.

Dalam ‘Jagad Amuk Rakyat’, Megatruh menyajikan komposisi yang bergerak seperti mars kolektif. Ritme yang repetitif dan menghentak menciptakan pengalaman musikal yang mendalam. Lagu ini tidak hanya sekadar karya musikal, tetapi juga sebuah perjalanan melalui ritme dan repetisi yang mirip dengan trance, yang secara perlahan membuka kesadaran pendengar.

Menurut keterangan dari keduanya, kesadaran dalam karya Megatruh tidak hadir melalui wacana, melainkan melalui pengalaman tubuh. Dari sana, kesadaran bergerak dari ruang personal menuju pembacaan sosial. Hal ini sering ditemui dalam ritual maupun kultur sound system dub.

Kiki Pea menyebut lagu ini sebagai representasi kemarahan kolektif yang terorganisir. “Jagad Amuk Rakyat seperti mars gelap kaum pekerja, barisan rakyat yang bangkit melawan pengkhianatan sejarah dan tirani kekuasaan,” ujarnya.

Judul ‘Jagad Amuk Rakyat’ sendiri memadukan makna dunia dan kemarahan kolektif. Lagu ini menggambarkan momen ketika kesadaran sosial tidak lagi diam, melainkan berubah menjadi gerakan bersama.

Secara musikal, bass dub yang berat dipadukan dengan atmosfer gelap, membangun suasana seperti barisan pekerja yang bergerak dalam satu ritme di tengah dunia yang runtuh. Nuansa suram ini memberi kesan bahwa dunia dalam lagu ini adalah lanskap yang penuh dengan zombie, namun tetap penuh semangat solidaritas.

Ari Hamzah menambahkan bahwa pendekatan tersebut tidak hanya berbicara soal bunyi, tetapi juga suasana yang ingin dihadirkan kepada pendengar. “Bass dub yang berat berpadu dengan lapisan atmosfer gelap, membangun suasana seperti barisan pekerja yang bergerak dalam satu ritme di tengah dunia yang runtuh,” kata Ari.

Single ini juga menjadi penanda arah album kedua ‘Heavy Mystical Dub’ yang diproduseri oleh Wok The Rock. Album ini disebut akan bergerak lebih jauh, tidak hanya sebagai eksplorasi bunyi, tetapi juga sebagai pembacaan terhadap kondisi sosial politik kontemporer, sekaligus refleksi spiritual yang berakar pada kosmologi Nusantara.

‘Heavy Mystical Dub’ dijadwalkan dirilis pada 1 Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Buruh Internasional. Seiring dengan itu, Megatruh Soundsystem juga membuka pre-order merchandise eksklusif serta rilisan kaset pita, sebagai bagian dari upaya menghadirkan kembali pengalaman mendengar yang lebih intim dalam format fisik.

Pengalaman Mendengar yang Intim

Megatruh Soundsystem tidak hanya fokus pada suara, tetapi juga pada pengalaman keseluruhan yang ingin dibangun bagi pendengar. Mereka percaya bahwa musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan pesan dan membangun kesadaran kolektif.

Lagu ‘Jagad Amuk Rakyat’ menjadi contoh nyata dari pendekatan ini. Dengan kombinasi bass yang kuat, atmosfer gelap, dan ritme yang repetitif, lagu ini mampu menciptakan sensasi yang mendalam. Pendengar diajak untuk merasakan setiap nada dan setiap detik dalam lagu ini.

Selain itu, Megatruh juga berkomitmen untuk menjaga kualitas pengalaman mendengar. Mereka menyediakan rilisan khusus dalam bentuk kaset pita, yang merupakan bentuk media fisik yang semakin langka. Ini menunjukkan bahwa mereka ingin menghadirkan sesuatu yang unik dan spesial bagi para penggemar.

Pemikiran tentang Sosial dan Politik

Album ‘Heavy Mystical Dub’ tidak hanya sekadar kumpulan lagu, tetapi juga sebuah refleksi terhadap kondisi sosial dan politik saat ini. Megatruh Soundsystem ingin menggunakan musik mereka sebagai alat untuk menyampaikan pesan-pesan penting, baik secara langsung maupun secara implisit.

Mereka percaya bahwa musik memiliki kekuatan untuk membangkitkan kesadaran dan memicu perubahan. Dengan demikian, ‘Heavy Mystical Dub’ akan menjadi sebuah karya yang tidak hanya bermakna secara musikal, tetapi juga secara filosofis dan sosial.


Pos terkait