Pameran Kerja Tasikmalaya: Lindungi Pelamar dari Penipuan

Pameran Kerja di Tasikmalaya: Benteng Pelindung dari Penipuan Calon Pekerja Migran

Tasikmalaya – Maraknya kasus penipuan terhadap warga yang berkeinginan bekerja di luar negeri mendorong Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk mengambil langkah proaktif. Melalui penyelenggaraan pameran kerja, pemerintah berupaya membentengi masyarakat agar tidak mudah tergiur iming-iming pekerjaan di negeri orang yang seringkali berujung pada eksploitasi dan perdagangan manusia.

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, menegaskan bahwa pameran kerja ini merupakan respons langsung terhadap berbagai kejadian di masa lalu yang merugikan banyak warga Kabupaten Tasikmalaya. Para korban seringkali terjerat janji manis pekerjaan di luar negeri yang tidak sesuai prosedur, bahkan berujung pada tindak pidana perdagangan orang.

“Kita langsung aksi dari kejadian-kejadian sebelumnya banyak sekali warga kabupaten Tasikmalaya yang menjadi korban perdagangan orang dengan tujuan kerja ke luar negeri tanpa prosedur,” ungkap Asep saat dikonfirmasi pasca menghadiri pameran kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK) Kabupaten Tasikmalaya pada Rabu (13/1/2026).

Pameran kerja ini dirancang untuk memberikan informasi yang akurat, transparan, dan terpercaya. Salah satu fokus awal kerjasama adalah dengan perwakilan dari Turki, sebuah negara yang telah membuka peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia.

Strategi Kolaborasi Internasional untuk Kesejahteraan Pekerja

Lebih lanjut, Asep menjelaskan visi jangka panjang dari inisiatif ini. Pemerintah daerah berencana untuk memperluas kerjasama dengan berbagai negara lain yang secara serius membuka dan menyiapkan lapangan kerja bagi masyarakat Tasikmalaya. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap kesempatan kerja yang ditawarkan benar-benar legal, aman, dan memberikan kesejahteraan bagi para pekerja migran.

“Nanti ke depan kita akan bekerjasama dengan seluruh negara-negara yang betul-betul menyiapkan atau membuka lapangan kerja untuk masyarakat kita,” jelas Asep.

Langkah awal ini diharapkan dapat mencegah warga Kabupaten Tasikmalaya tersesat dan menjadi korban penipuan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang kerap memanfaatkan informasi yang tidak jelas atau simpang siur.

Peluang Kerja Domestik dan Internasional Terbuka Lebar

Meski pameran kerja kali ini berfokus pada peluang di luar negeri, Asep tidak menutup kemungkinan untuk mengeksplorasi potensi pasar kerja di dalam negeri. Ia menyadari bahwa kebutuhan akan tenaga kerja terampil di berbagai sektor industri domestik juga sangat tinggi.

“Kita baru ini ke luar negeri mungkin nanti di dalam negeri juga dibutuhkan juga karena bidang kerjanya banyak,” ungkapnya.

Alasan pemilihan Turki sebagai mitra awal dalam pameran kerja ini adalah karena adanya prospek penempatan tenaga kerja di sektor perhotelan dengan berbagai spesialisasi. Hal ini memungkinkan para pelamar untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahlian dan minat mereka.

Menekan Angka Pengangguran Melalui Pelatihan dan Keterampilan

Wakil Bupati berharap bahwa penyelenggaraan pameran kerja ini dapat berkontribusi signifikan dalam menekan angka pengangguran di Kabupaten Tasikmalaya. Dengan tersedianya informasi yang jelas mengenai peluang kerja, diharapkan semakin banyak warga yang terserap ke pasar tenaga kerja.

Lebih dari sekadar menyediakan informasi, pemerintah daerah juga berkomitmen untuk membekali calon pelamar dengan keterampilan yang memadai. Kerjasama dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Bursa Kerja Khusus (BKK) telah dijalin untuk menyelenggarakan program pelatihan.

“Ada pelatihan, kalau tanpa ada pelatihan dan skill percuma. Makanya kita kerjasama dengan beberapa LPK, BKK,” tuturnya.

Bekal keterampilan ini dianggap krusial agar para calon pekerja migran tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh pemberi kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, diharapkan para pekerja migran asal Tasikmalaya dapat bekerja dengan lebih profesional, aman, dan mendapatkan hasil yang optimal.

Pos terkait