Penyesalan Ammar Zoni, kehilangan waktu dengan anaknya



JAKARTA – Aktor Ammar Zoni mengungkapkan rasa penyesalan atas terlibatnya dalam kasus narkoba. Karena peristiwa tersebut, dia harus kehilangan kesempatan untuk bersama dengan kedua anaknya.

Ammar Zoni menyatakan bahwa waktu yang ia habiskan selama proses hukum ini sangat berharga. Ia merasa kehilangan momen-momen penting bersama anak-anaknya.

“Waktu saya terbuang begitu saja, dan kebersamaan dengan anak saya tidak akan kembali lagi,” ujar Ammar Zoni setelah mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (2/4).

Setelah menjalani masa tahanan, Ammar Zoni mengakui bahwa ia tidak mengetahui kondisi terkini dari kedua anaknya. Ia juga tidak bisa melihat atau menghubungi mereka secara langsung.

Meski demikian, Ammar Zoni percaya bahwa kedua anaknya dalam kondisi baik dan sehat. Mereka kini tinggal bersama Irish Bella, mantan istrinya.

“Saya tidak tahu bagaimana keadaan anak-anak saya sekarang. Bagaimana mereka tumbuh besar, karena saya tidak bisa mengakses ponsel dan tidak bisa melihat mereka. Tapi saya yakin pasti anak-anak saya sangat sehat di luar sana bersama mamanya,” katanya.

Pria berusia 32 tahun ini berharap agar anak-anaknya tetap bahagia meskipun tanpa kehadiran dirinya sebagai ayah. Dia bahkan berharap anak-anaknya bisa memiliki figur ayah yang baik dari suami baru Irish Bella.

“Saya berharap anak-anak saya juga bahagia bersama mamanya di sana, dan bisa mendapatkan bapak yang benar-benar baik, bukan seperti saya,” ucap Ammar Zoni.

Ia pun berjanji jika diberi kesempatan untuk bebas, akan berusaha menjadi ayah yang lebih baik bagi kedua anaknya.

“Saya akan berusaha menunjukkan bahwa saya bisa bangkit dari keterpurukan saya. Saya berusaha membuktikan bahwa saya bisa,” kata Ammar Zoni.



Dalam wawancara tersebut, Ammar Zoni juga menyampaikan penyesalannya atas tindakan yang telah dilakukannya. Ia menyadari bahwa kesalahan yang ia lakukan tidak hanya memengaruhi dirinya sendiri, tetapi juga keluarga dan orang-orang terdekat.

  • Ia mengakui bahwa kasus narkoba yang menimpanya adalah kesalahan besar dalam hidupnya.
  • Ammar Zoni menyadari bahwa keputusan buruknya telah membuatnya jauh dari anak-anaknya.
  • Ia berharap dapat memperbaiki diri dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya.

Selain itu, Ammar Zoni juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama masa sulit ini. Ia berharap bisa segera kembali ke dunia nyata dan menunjukkan perubahan positif dalam hidupnya.

  • Dukungan dari keluarga dan teman-teman sangat berarti baginya.
  • Ia merasa bahwa dukungan tersebut memberinya semangat untuk bangkit kembali.
  • Ammar Zoni berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

Dengan pengalaman yang ia alami, Ammar Zoni berharap bisa menjadi teladan bagi orang lain. Ia ingin menunjukkan bahwa meskipun ada kesalahan di masa lalu, seseorang masih bisa bangkit dan menjadi lebih baik.

Pos terkait