Bantuan Alat Masak untuk Korban Puting Beliung di Kesiman
Di tengah kekacauan yang ditimbulkan oleh puting beliung yang menerjang wilayah Kesiman, Denpasar, Bali, para korban mendapatkan bantuan berupa alat memasak. Hal ini dilakukan karena sebagian besar rumah mereka hancur dan peralatan dapur mereka rusak akibat bencana tersebut.
Salah satu penerima bantuan adalah Nyoman Murni. Ia mengaku saat ini tinggal di kos-kosan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Denpasar karena rumahnya tidak dapat ditinggali. Rumahnya yang terletak di Jalan Pakisaji Gang Buaji Indah masih dalam kondisi berantakan dan belum dibersihkan.
“Sekarang masih seperti semula berantakan, belum diberesin, masih menata hati,” ujar Murni saat menerima bantuan di Jalan Akasia XVI Gang Celoring pada Senin 26 Januari 2026.
Ia menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya, termasuk alat masak dan kompor. “Bersyukur banget, saya langsung direspon sama Pemerintah Kota dan kaling-kaling,” kata Murni yang berasal dari Nusa Penida dan kini sudah memiliki KTP Denpasar.
Peran Pemkot Denpasar dalam Bantuan Korban Bencana
Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, menjelaskan bahwa ada 13 kepala keluarga (KK) korban puting beliung di Kesiman yang masih tinggal di kos-kosan. Mereka mencari tempat tinggal sementara hingga mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Satu kos seharga Rp 1 juta,” tambahnya.
Dari 13 KK tersebut, terdapat 31 jiwa yang terdampak parah. Laxmy menyebut bahwa membuka posko tidak menjadi solusi yang baik, terutama untuk menjaga privasi para korban. Oleh karena itu, Pemkot Denpasar memilih untuk menyediakan kos-kosan sebagai tempat tinggal sementara.
Bantuan Alat Masak dari Berbagai Sumber
Laxmy menambahkan bahwa ada dua KK yang membutuhkan bantuan alat masak, termasuk kompor. Salah satunya telah diserahkan pada Kamis lalu, namun ternyata masih ada yang memerlukan bantuan serupa.
“Ibu Murni ini yang paling parah dan paling hancur, kami dapat pengaduan dari Kaling di sini,” jelasnya.
Peralatan masak yang diberikan berasal dari Kementerian Sosial, sedangkan kompor didapatkan dari Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan ini diharapkan bisa membantu para korban dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Wilayah yang Terkena Dampak Puting Beliung
Puting beliung yang terjadi pada Rabu 21 Januari 2026, menerjang beberapa wilayah di Denpasar, antara lain Sidakarya, Kesiman, Kesiman Petilan, Sanur Kauh, hingga Sesetan. Bencana ini menyebabkan kerusakan yang cukup parah, terutama pada bangunan dan fasilitas umum.
Dengan adanya bantuan yang diberikan oleh pemerintah dan lembaga terkait, diharapkan para korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.






