Pengalaman Kimberly Ryder dalam Memilih Tempat Melahirkan
Kimberly Ryder kembali menjadi sorotan setelah berbicara tentang keputusannya melahirkan di bidan. Salah satu alasan utamanya adalah pengalamannya melahirkan anak pertamanya di Inggris. Video lama yang ia unggah kembali viral dan menjadi topik pembicaraan di media sosial.
Tidak Percaya dengan Sistem Rumah Sakit di Indonesia
Dalam video tersebut, Kimberly mengungkapkan bahwa dirinya tidak terlalu percaya dengan sistem rumah sakit, terutama di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa sistem kesehatan di sana sering kali tidak memberikan kepercayaan yang cukup bagi para ibu hamil.
“Kami juga kurang percaya dengan health system di Indonesia, hospital si mostly,” ujarnya. Pengalaman ini membuatnya mempertimbangkan alternatif lain untuk melahirkan.
Pengalaman Buruk dari Teman-Teman
Kimberly juga menceritakan pengalaman teman-temannya saat melahirkan di rumah sakit. Banyak dari mereka awalnya merencanakan persalinan normal, tetapi akhirnya harus operasi caesar.
“Banyak banget yang awal-awal planning mau normal, tapi tiba-tiba caesar. Harusnya normal, terus harus induksi, padahal HPL masih jauh,” lanjutnya. Ia juga menyebutkan bahwa bayi yang sebelumnya dalam kondisi baik bisa masuk NICU tanpa alasan jelas.
Belum lagi biaya yang dikeluarkan bisa meningkat secara signifikan. “Yang seharusnya bayar 20 juta jadinya 60 juta,” tambahnya.

Pilihan untuk Melahirkan di Bidan
Berdasarkan pengalaman teman-temannya, Kimberly memutuskan untuk melahirkan di bidan. Selain karena biayanya yang lebih murah, ia juga merasa lebih nyaman dengan pelayanan yang diberikan oleh bidan.
“Yang tadinya (membayar) puluhan juta, jadi cuma 2,5 juta doang di bidan, ya pilih bidan,” katanya. Alasan lainnya adalah karena bidan yang menemani persalinannya adalah orang yang sama yang pernah membantu persalinan adik dari suaminya.

Pengalaman Melahirkan di Inggris
Kimberly juga bercerita tentang pengalamannya melahirkan di Inggris. Menurutnya, selama proses persalinan, ia hanya dibantu oleh bidan, bukan dokter.
“Lahiran anak pertama di Inggris, di rumah sakit, ketemunya bidan semua, sama sekali tidak ketemu dengan dokter, jadi kalo lahiran di Indonesia, yaudahlah di bidan juga aja,” ujarnya.

Perbedaan Tugas Bidan dan Dokter Kandungan
Menurut Kimberly, bidan memiliki peran penting dalam proses persalinan. Mereka seringkali hadir selama beberapa jam untuk membantu kelahiran bayi.
“Kalo di rumah sakit juga, kalau melahirkan, yang nemenin lo berjam-jam adalah bidan, yang ngebantu buat ngeluarin baby lo itu, kalo dokternya belum datang, ya sudah bidan. Karena mereka itu sudah expert di bidangnya,” lanjutnya.
Ia juga menyebutkan bahwa dokter biasanya hanya muncul di akhir sesi saja. “Kalo dokter ending-endingnya doang, katanya gitu ya, aku nggak pernah lahiran di rumah sakit di Indonesia,” tutupnya.

Melahirkan di mana pun, yang terpenting adalah keselamatan ibu dan bayi. Setiap orang memiliki pilihan sendiri dalam memilih tempat melahirkan. Semua kembali pada preferensi dan kebutuhan masing-masing.






