Informasi Awal Pasca Gempa Bumi di Pacitan
Pascagempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang terjadi di Pacitan, Jawa Timur (Jatim) pada dini hari Jumat (6/2), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan asesmen awal. Hasilnya menunjukkan bahwa sejauh ini terdapat tujuh orang yang mengalami luka dan empat rumah mengalami kerusakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa gempa bumi tersebut berpusat pada koordinat 8.99 LS dan 111.18 BT. Lokasi episenter berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Menurutnya, gempa bumi ini tidak memiliki potensi tsunami.
”Episenter gempa berada sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, 116 kilometer barat daya Trenggalek, 127 kilometer tenggara Gunungkidul, 160 kilometer tenggara Yogyakarta, dan 576 kilometer tenggara Jakarta. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Bantul,” ujar Abdul Muhari kepada awak media.
Data Kerusakan dan Korban
Menurut data yang dicatat oleh Abdul Muhari, ada empat kepala keluarga yang terdampak dan tujuh orang mengalami luka-luka. Sementara itu, kerusakan materiil mencakup empat unit rumah yang mengalami kerusakan. Rinciannya adalah tiga unit rumah di wilayah Bantul dan satu unit rumah di Pacitan.
”Gempa dirasakan kuat selama 2–3 detik, menyebabkan kepanikan masyarakat. BPBD setempat telah melakukan monitoring dan kaji cepat,” jelasnya.
Meski gempa sempat dirasakan oleh masyarakat di luar Bantul dan Pacitan, BNPB belum mendapatkan informasi kerusakan atau korban dari daerah lain. Untuk itu, BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta menjauhi bangunan yang terdampak.
”Laporan kondisi di sekitar dapat disampaikan ke BPBD atau hubungi call center 117,” kata Abdul Muhari.






