Waspadai Virus Nipah, Thailand Kembali Terapkan Protokol Covid-19 di Bandara



Pemerintah Thailand kembali mengaktifkan langkah-langkah pengendalian penyakit yang sebelumnya diterapkan selama wabah Covid-19. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran virus Nipah di negara tersebut.

“Sistem penyaringan kesehatan masyarakat telah disesuaikan berdasarkan model yang kita gunakan selama wabah Covid-19,” ujar Perdana Menteri Anutin Charnvirakul dalam pernyataannya.

Saat ini, virus Nipah diketahui menyebar di Benggala Barat, India. Lima orang dari tim kesehatan terinfeksi, termasuk dua perawat (kasus awal), satu dokter, satu perawat tambahan, dan satu staf kesehatan lainnya.

Nipah adalah penyakit menular dari hewan ke manusia, dengan inang utamanya adalah kelelawar buah. Penyakit ini menyerang sistem pernapasan dan menyebabkan peradangan akut pada otak (ensefalitis) dengan tingkat kematian yang sangat tinggi.



Belum Ada Obat & Vaksin Nipah

Meskipun belum ada kasus Nipah yang ditemukan di Thailand, PM Anutin menegaskan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan. Hal ini karena saat ini belum ada obat maupun vaksin yang bisa digunakan untuk melawan virus tersebut.

Penyaringan terhadap pengunjung dari negara berisiko harus diperketat.



Namun, Anutin mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan mengenai wabah virus Nipah di India atau kemungkinan masuknya virus tersebut ke Thailand.

Virus Nipah tidak menyebar melalui udara seperti Covid-19, tetapi melalui cairan tubuh. Oleh karena itu, masyarakat dapat menjalani kehidupan normal seperti biasa, asalkan mematuhi rutinitas kebersihan.

Beberapa langkah kebersihan yang disarankan antara lain:

Mengonsumsi makanan yang baru dimasak

Menggunakan sendok saji

Sering mencuci tangan

Menghindari berjabat tangan

Bangsal Isolasi Disiapkan

Dr. Nattapong Wongwiwat, Direktur Jenderal Ilmu Kedokteran, menyatakan bahwa departemennya telah memerintahkan rumah sakit dan lembaga medis di bawah yurisdiksinya untuk menyiapkan staf spesialis, bangsal isolasi, obat-obatan, serta persediaan medis lainnya jika terjadi wabah Nipah.

Departemen tersebut juga menugaskan spesialis internal dan eksternal untuk menyusun panduan yang akan digunakan oleh personel medis di seluruh negeri. Instruksi ini bertujuan untuk memaksimalkan keselamatan publik.

Aturan ini berlaku untuk beberapa rumah sakit besar.

Skrining di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang

Departemen Public Relations Pemerintah Thailand merilis siaran pers yang bertajuk “Thailand Tingkatkan Langkah Skrining Bandara bagi Penumpang dari Benggala Barat, India.”

Mereka menyatakan bahwa pada Minggu, 25 Januari 2026, pos pemeriksaan pengendalian penyakit internasional Thailand di Bandara Suvarnabhumi dan Bandara Internasional Don Mueang mulai menerapkan langkah-langkah skrining kesehatan bagi penumpang yang datang dari Benggala Barat, India.

Menurut Departemen Pengendalian Penyakit, operasional penyaringan telah berjalan lancar dengan kerja sama yang baik dari para penumpang, pihak Airports of Thailand (AOT), otoritas imigrasi, serta instansi terkait lainnya.

Skrining di Bandara Phuket

Pada hari yang sama, Bandara Internasional Phuket juga melakukan skrining kesehatan. Mereka juga meningkatkan frekuensi pembersihan dan disinfeksi di area publik serta permukaan yang sering disentuh.

Pos terkait