Kualitas udara di beberapa kota besar Indonesia seperti Bandung, Medan, dan Surabaya terpantau tidak sehat pada pagi hari ini. Berdasarkan data dari situs IQAir yang diakses pukul 07.20 WIB, nilai Indeks Kualitas Udara (AQI) ketiga kota tersebut mencapai lebih dari 150, sehingga termasuk dalam kategori “tidak sehat”.
Dalam kondisi kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung atau paru-paru, berisiko mengalami efek negatif terhadap kesehatan. Mereka bisa mengalami gangguan pernapasan, batuk, atau bahkan penurunan daya tahan tubuh.
IQAir menjelaskan bahwa ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok sensitif, mulai merasakan dampaknya. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga sering mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, terutama jika tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut adalah daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Bandung, Jawa Barat – AQI 171 (tidak sehat)
- Medan, Sumatera Utara – AQI 169 (tidak sehat)
- Surabaya, Jawa Timur – AQI 158 (tidak sehat)
- Bekasi, Jawa Barat – AQI 124 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Tangerang Selatan, Banten – AQI 110 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Sementara itu, Palangka Raya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara terbaik pagi ini dengan AQI 43, disusul Pontianak di Kalimantan Barat dengan AQI 44 dan Badung di Bali dengan AQI 50. Ketiganya termasuk dalam kategori “baik”.
Di tingkat global, kota-kota besar dengan kualitas udara terbaik pagi ini antara lain:
- Minneapolis, Amerika Serikat – AQI 3
- Kabul, Afghanistan – AQI 6
- Stockholm, Swedia – AQI 6
Semua kota tersebut masuk dalam kategori “baik” berdasarkan indeks AQI.
Sebaliknya, wilayah dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah:
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo – AQI 172 (tidak sehat)
- Delhi, India – AQI 135 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Kathmandu, Nepal – AQI 122 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Kolkata, India – AQI 119 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Phnom Penh, Kamboja – AQI 115 (tidak sehat bagi kelompok sensitif)
Indeks AQI (Air Quality Index) merupakan alat pengukuran yang menunjukkan kategori kualitas udara berdasarkan konsentrasi polutan. Indeks ini mempertimbangkan enam jenis polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Nilai AQI keseluruhan ditentukan oleh polutan yang paling berbahaya pada waktu tertentu. Rentang skor AQI berkisar dari 0 hingga 500, dengan pembagian sebagai berikut:
- Baik – 0–50
- Sedang – 51–100
- Tidak sehat bagi kelompok sensitif – 101–150
- Tidak sehat – 151–200
- Sangat tidak sehat – 200–299
- Berbahaya – 300–500
Kualitas udara dalam kategori “sangat tidak sehat” dapat membahayakan kesehatan populasi tertentu yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara “berbahaya” dapat menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan manusia.






