Berita Populer Padang: Mahasiswa Tewas di Kamar Kos, Peluncuran BOM Run 2026, dan Semen Padang FC Terpuruk
Berikut tiga berita terpopuler yang telah muncul dalam 24 jam terakhir di kota Padang:
1. Mahasiswa PNP Tewas di Kamar Kos Padang, Dosen Sebut Korban FDA Sedang Proses Garap Tugas Akhir
Seorang mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) ditemukan meninggal dunia di kamar kostnya di kawasan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang dalam kondisi mengenaskan. Korban berinisial FDA (24) diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban ditemukan pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Ia sedang menjalani tugas akhir kuliah dengan program D3 di kampus PNP. Dosen Pembimbing Akademik 1 korban, Fitri Adona, menyampaikan bahwa FDA sudah menyetujui judul tugas akhirnya, namun bab 1 belum dikirimkan kepadanya.
Fitri Adona juga menjelaskan bahwa karakter korban sangat pendiam dan jarang berkomunikasi. Namun, selama perkuliahan, tidak ada kendala apapun dari sisi akademik. Selain itu, korban tidak pernah mengulang mata pelajaran dan tidak bermasalah dalam studi.
Pihak kampus melalui Kasubag Umum PNP, Fajri Arianto, membenarkan bahwa korban adalah mahasiswa aktif. Saat ini, pihak kampus masih menunggu keluarga korban karena korban tidak bisa dihubungi selama seminggu terakhir.
Pemilik kost, Mesi (25), mengatakan bahwa saat membuka pintu kamar korban, kondisinya banyak lalat dan bau menyengat. Korban ditemukan dalam posisi tergantung di pintu kamar mandi menggunakan tali tambang putih dan baju hitam.
Warga sekitar, seperti Rita Nengsih dan Febi Febrianti, mengatakan bahwa mereka terakhir kali melihat korban sekitar satu minggu lalu. Setelah itu, korban tidak pernah terlihat lagi di sekitar kost maupun warung.
2. BOM Run 2026 Targetkan 10 Ribu Peserta, Lari Sambil Menikmati Tanjakan Bukit Gado-Gado

Pemerintah Kota Padang bersama Ikatan Alumni SMAN 3 Padang (IKASMANTRI) resmi meluncurkan Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026. Acara ini menjadi gong pembuka rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang yang ke-357 tahun.
Peluncuran dilakukan dalam format fun run yang menyisir jalur bebas kendaraan bermotor (car free day). Tujuan utama acara ini adalah untuk mempromosikan pariwisata bahari dan kampanye kelestarian ekosistem pantai.
Ketua Harian Pengurus Besar IKASMANTRI, Yulviadi, menjelaskan bahwa BOM Run bukan sekadar kompetisi atletik biasa. Di balik setiap langkah para pelari, terdapat misi besar untuk mengangkat narasi kekuatan laut melalui konsep Blue Ocean.
Rute lari akan melintasi titik-titik ikonik seperti Pantai Padang, Kota Tua, dan tanjakan Bukit Gado-Gado. Narasi legenda Siti Nurbaya dan Malin Kundang juga disisipkan di sepanjang jalur lari.
Panitia mematok target 6.000 peserta, dengan kemungkinan melonjak hingga 10.000 jika melihat dukungan sponsor dan komunitas. Kategori yang tersedia mencakup 5K, 10K, 21K, serta khusus lansia dan anak-anak.
Event ini diharapkan menjadi katalisator bagi program “Jelajah Padang” yang sedang gencar dipromosikan oleh pemerintah daerah. Melalui portal resmi www.bomrun.id, pendaftaran kini telah dibuka secara luas.
3. Kalah dari Persis Solo, Semen Padang FC Kian Tertekan di Zona Merah

Semen Padang FC kembali kalah dari tuan rumah Persis Solo dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-27, Minggu (12/4/2026) sore di Stadion Manahan, Solo, Surakarta.
Hasil tersebut membuat Semen Padang FC tetap berada di peringkat ke-17 dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Madura United naik ke peringkat ke-14 dengan 23 poin, dan Persis Solo naik ke peringkat ke-15 dengan 24 poin.
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan, meski memberikan apresiasi kepada Persis Solo. Ia menilai timnya bermain baik, namun efektivitas menjadi masalah utama.
Pemain Semen Padang FC, Gufron, juga menyampaikan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia mengajak rekan-rekannya untuk bangkit dan tidak menyerah.
Imran menegaskan timnya masih memiliki optimisme untuk bertahan di kompetisi, meski berada di papan bawah klasemen. Ia menyoroti efektivitas dan konsentrasi sebagai pekerjaan rumah utama timnya.






