Tragedi Pasca Laga Persib vs Persija: Kecelakaan Maut di GBLA Renggut Nyawa
Suasana euforia usai pertandingan akbar antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu malam, berujung duka. Di tengah keramaian suporter yang beranjak pulang, sebuah insiden tragis terjadi di sekitar area stadion, merenggut satu nyawa dan melukai beberapa lainnya. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di tengah kerumunan massa.
Insiden nahas tersebut terjadi pada Minggu, 12 Januari 2026, sekitar pukul 18.57 WIB. Berdasarkan keterangan resmi dari kepolisian, kecelakaan ini melibatkan dua kendaraan roda dua yang melaju dari arah berlawanan di jalur yang tidak semestinya.
Kronologi Kejadian yang Mengerikan
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fiekry Adi Perdana, kronologi kejadian bermula ketika sebuah sepeda motor jenis Honda Scoopy dengan nomor polisi D 4625 AQS, yang dikendarai oleh FO (21) dan membonceng IG, melaju dari arah timur menuju barat. Namun, kendaraan tersebut dilaporkan berada di jalur yang berlawanan.
Tidak lama kemudian, dari arah yang berlawanan, muncul sepeda motor Suzuki Satria FU yang dikendarai oleh AH (31) dengan penumpang RM (31). Kedua kendaraan tersebut melaju dalam kecepatan yang cukup tinggi, mencoba menembus arus kepulangan suporter.
Ketika kedua sepeda motor bertemu di Tempat Kejadian Perkara (TKP), benturan keras tak terhindarkan. Tabrakan adu banteng ini mengakibatkan kedua kendaraan ringsek parah dan para pengendara serta penumpangnya terpental.
Korban Berjatuhan: Satu Tewas di Tempat
Akibat benturan yang hebat tersebut, korban mengalami luka-luka yang serius. Salah seorang penumpang dari motor Suzuki Satria FU, yang diidentifikasi sebagai RM (31), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah RM kemudian segera dibawa ke Forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung untuk proses otopsi dan identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, dua korban lainnya yang mengalami luka ringan dan luka berat segera mendapatkan pertolongan medis. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ujungberung untuk mendapatkan perawatan intensif. Kondisi mereka dilaporkan stabil namun membutuhkan observasi lebih lanjut.
Analisis Penyebab: Faktor Manusia Jadi Biang Keladi
AKP Fiekry Adi Perdana menegaskan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa penyebab utama kecelakaan ini adalah faktor manusia. Dugaan kuat mengarah pada pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh salah satu pengendara, yaitu melawan arus. Selain itu, kurangnya konsentrasi saat berkendara juga diduga menjadi kontributor penting dalam insiden tragis ini.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Patuhi aturan lalu lintas yang berlaku dan perhatikan rambu-rambu yang ada. Keselamatan diri sendiri dan orang lain adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar AKP Fiekry.
Riuh Media Sosial dan Keprihatinan Publik
Kabar mengenai kecelakaan ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Sebuah akun di Instagram, topjabar.co, turut mengunggah video yang memperlihatkan momen pasca kecelakaan, lengkap dengan peringatan bahwa video tersebut mungkin mengandung konten yang sensitif. Unggahan tersebut memicu gelombang keprihatinan dari warganet.
Banyak pengguna media sosial yang menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya korban. Di samping itu, beberapa komentar juga memberikan sudut pandang lain mengenai kejadian ini. Ada yang menceritakan pengalaman pribadi ditabrak oleh oknum suporter yang kabur, ada pula yang mengamati langsung kronologi kecelakaan sebagai akibat dari aksi balap liar atau konvoi yang ugal-ugalan.
Beberapa komentar menyoroti perilaku sebagian oknum suporter yang dianggap membahayakan, seperti melakukan konvoi dengan motor yang digoyang-goyangkan atau melaju di jalur yang tidak semestinya. Komentar tersebut menggarisbawahi bahwa semangat perayaan seharusnya tidak mengabaikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain.
Imbauan untuk Keselamatan Bersama
Peristiwa tragis ini menjadi pukulan telak bagi keluarga korban dan juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat. Pihak kepolisian terus berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas, terutama saat momen-momen keramaian seperti pertandingan sepak bola besar.
Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Hindari perilaku ugal-ugalan, patuhi rambu lalu lintas, dan selalu berkonsentrasi penuh saat mengemudi. Dengan begitu, euforia kemenangan atau kekalahan dalam sebuah pertandingan dapat dirayakan dengan aman dan tanpa menimbulkan korban.






