Seorang pengguna kereta Commuter Line diduga sengaja melompat ke arah rel saat KA Gajayana melintas di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/1) sore. Kejadian tragis ini terjadi tepat di tengah jam sibuk pulang kerja, sekitar pukul 17.50 WIB.
Peristiwa bermula ketika KA Gajayana yang berangkat dari Malang menuju Gambir sedang melintas di jalur 1. Tiba-tiba, korban yang berada di peron diduga melakukan tindakan nekat yang sangat membahayakan nyawa.
Pihak KAI Commuter menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini. Menurut laporan yang diterima, petugas keamanan yang sedang bertugas di stasiun sempat melihat detik-detik korban turun ke jalur rel.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa tindakan tersebut dilakukan tepat saat kereta api jarak jauh melintas dengan kecepatan stabil menuju Stasiun Gambir.
“Petugas Pengamanan Stasiun Gondangdia yang sedang berdinas di Peron 1 Stasiun Gondangdia mendapati salah satu pengguna melakukan tindakan berbahaya dengan melompat ke rel saat kereta api jarak jauh melintas,” ujar Karina.
Setelah kejadian, petugas stasiun langsung melakukan prosedur evakuasi darurat di ujung Peron 1. Korban ditemukan dalam kondisi luka serius namun masih dalam keadaan hidup saat dievakuasi ke Pos Kesehatan Stasiun.
Untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Pengguna mengalami luka serius dan sudah dilarikan ke Rumah Sakit PGI Cikini untuk dilakukan pertolongan,” tambah Karina.
Akibat insiden ini, KAI Commuter kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi aturan keselamatan selama berada di lingkungan stasiun. Garis kuning di peron bukan sekadar hiasan, melainkan batas aman yang wajib ditaati.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan ketertiban. “Tidak berdiri melewati garis aman saat menunggu perjalanan kereta di peron,” imbuh Karina.
Langkah-Langkah Keselamatan yang Harus Diperhatikan
Berikut beberapa langkah penting yang harus diperhatikan oleh pengguna kereta Commuter Line:
Jangan melewati garis aman
Garis kuning di peron merupakan batas yang ditentukan untuk menjaga keselamatan pengguna. Jangan berdiri atau berjalan melewati garis tersebut.Hati-hati saat menunggu kereta
Selalu perhatikan posisi kereta dan jarak antara peron dan rel. Jangan bermain atau berlarian di area peron.Ikuti petunjuk petugas
Petugas keamanan dan staf stasiun siap membantu dan memberikan informasi jika dibutuhkan. Ikuti instruksi mereka dengan baik.Jangan mencoba masuk ke rel
Tindakan seperti melompat ke rel sangat berisiko dan dapat menyebabkan cedera parah atau bahkan kematian.Laporkan kejadian aneh
Jika melihat perilaku mencurigakan atau tindakan berbahaya, segera laporkan kepada petugas keamanan atau staf stasiun.
Penanganan Darurat di Stasiun
Stasiun Gondangdia telah memiliki prosedur darurat yang terstruktur untuk menangani situasi seperti ini. Berikut adalah beberapa hal yang dilakukan:
Evakuasi cepat
Petugas langsung melakukan evakuasi korban setelah mengetahui kejadian. Mereka menggunakan alat bantu dan protokol darurat untuk memastikan keselamatan korban.Pemanggilan ambulans
Setelah korban dievakuasi, petugas segera menghubungi layanan kesehatan terdekat untuk memastikan korban mendapat pertolongan secepatnya.Penyelidikan dan dokumentasi
Insiden ini akan diselidiki untuk mengetahui penyebab pasti dan mencegah terulangnya kejadian serupa. Dokumentasi lengkap juga dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab.Peningkatan pengawasan
Stasiun akan meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan petugas keamanan untuk memastikan keamanan pengguna.
KAI Commuter juga menegaskan bahwa keselamatan pengguna menjadi prioritas utama. Mereka terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan keselamatan di stasiun. Dengan adanya insiden ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan tidak mengambil risiko yang bisa berujung pada kecelakaan.






