Arus Lalu Lintas di Jalan Pantura Pati Tersendat Akibat Banjir
Arus lalu lintas di Jalan Pantura Pati, Jawa Tengah, mengalami kemacetan akibat banjir yang menggenangi beberapa titik di sepanjang jalan tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (22/1/2026) pagi, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Rabu (21/1/2026) malam.
Banjir menyebabkan genangan air di empat titik utama di Jalan Pantura Pati. Salah satu titik yang paling parah adalah pertigaan Widorokandang, yang menjadi lokasi utama tersendatnya arus lalu lintas. Petugas dari Satlantas Polresta Pati melaporkan bahwa ketinggian air bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga mencapai 20 sentimeter.
Ipda Andhika Novian, anggota Satlantas Polresta Pati, menjelaskan bahwa genangan air memengaruhi jalur lalu lintas dari berbagai arah. “Kami laporkan bahwa Simpang Tiga Widorokandang mengalami perlambatan arus lalu lintas, baik dari kota menuju ke timur, dari timur menuju ke kota, maupun dari arah JLS Widorokandang,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut adalah titik-titik genangan air yang tercatat:
- Titik pertama berada di depan dealer Honda dengan panjang sekitar 100 meter dan ketinggian 5-10 cm.
- Titik kedua, tepat di Pertigaan Widorokandang, memiliki panjang genangan sekitar 75 meter.
- Titik ketiga berada di depan SPBE Jalur Pantura Pati-Juwana dengan panjang genangan mencapai 150 meter.
- Titik keempat, di depan PT Bumindo, merupakan lokasi terparah dengan genangan air yang memanjang hingga 200 meter dan ketinggian antara 15 hingga 20 sentimeter.
Genangan air ini menjadi penghalang bagi kendaraan, terutama roda dua dan mobil pribadi yang harus ekstra waspada saat melewati area tersebut. Untuk mengatasi kondisi ini, Satlantas Polresta Pati telah menerjunkan personel untuk mengatur lalu lintas di lapangan.
“Kami bersama anggota melaksanakan rekayasa terbatas guna memperlancar dan membantu masyarakat yang melintas di Kabupaten Pati,” kata Ipda Andhika.
Petugas kepolisian masih berada di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Para pengguna jalan diimbau agar tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas agar tidak terjebak di titik genangan yang lebih dalam.






