Jannus Butar Butar Kesal: Ini Seperti Maling Teriak Maling Namanya

KEPRIZONE.COM, TANJUNGPINANG – Terkait permasalahan penyegelan warung milik Sinta Simatupang menuai protes keras Jannus Butar Butar bahwa ini terlihat seperti maling teriak maling.

Hal ini disampaikan oleh Jannus bukan tidak beralasan tentunya ini sudah berjalan sejak tahun 2019 silam hingga sekarang katanya dengan berapi-api.

“Saya melihat ini masalahnya sudah penyerangan pribadi bila melihat persoalan ini bang. Kenapa tidak? Ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Entah sakit hati atau terusik kami tidak paham. Kalau bicara lapor melapor pihak kepolisian sudah banyak kita dipanggil pihak kepolisian terkait laporan tetangga kita yang satu ini,” jawabnya kepada beberapa awak media usai mewawancarai Sinta Simatupang.

Jannus yang menjaga warung milik Sinta sudah jenuh dan bosan serta tidak habis pikir dasar laporan tetangganya.

“Semua kejadian serta siapa saja yang hadir bahkan sampai ke Polsek laporan itu saya ada dokumen lengkapnya baik surat maupun video saya ada pertinggalnya kami pegang buat berjaga jaga bila suatu saat diperlukan kita ada buktinya bang. Jadi kalau dibilang ini masalah Fasum yang dipermasalahkan itu tentunya sudah ada dalam pemikiran saya tentunya ini saya dugaan kuat ada kaitannya dengan tetangga tersebut dan tidak menampiknya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, meski sebagai masyarakat biasa, dirinya mengetahui persoalan hukum dan aturan sebagai warga negara yang baik.

“Kami tidak pernah mengaku bahwa warung yang berdiri di lahan Fasum bukan milik kami, melainkan hanya menumpang lahan buktinya kami tidak membangun secara permanen seperti yang bapak lihat tetangga sebelah itu Fasum dibangun secara permanen. Kan bisa saja kuat dugaan kami kalau saja ada oknum Satpol yang melakukan penyegelan kenapa hanya hanya warung kami, sementara tetangga yang mendirikan permanen kok tidak tersentuh sama sekali, coba itu apa namanya,” katanya.

“Jadi salah besar kalau kami tidak ikuti aturan kalau itu menyeluruh tanpa pengecualian tentu kami siap bang. Jangan maling teriak maling lah bang dalam hal ini. Itu saja menurut hemat saya bang yang sudah lama menjaga warung ini bang bertahun lamanya. Kalau benar ini sering kisruh dan selalu ribut warung ini. Saya bisa hadirkan banyak saksi orang yang hadir disini bagaimana keseharian disini tidak seblunder yang disampaikan. Bahkan di warung ini bahkan pernah dihadiri oleh petinggi Polisi dan TNI bang tidak ada yang dirugikan. Kapan diminta saya siap bang bila diperlukan kenapa tidak bang,” kata Jannus mengakhiri. (Simon)

Pos terkait