Latar Belakang dan Karier Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea
Di balik seragam cokelat yang tegas dan disiplin, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea dikenal sebagai sosok perwira Polri yang ramah, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat serta pengalaman tugas yang luas di berbagai satuan kepolisian.
Maruli lahir di Kabupaten Aceh Tenggara pada 19 Juli 1980. Ia memulai kariernya di tubuh Polri melalui jalur pendidikan dan pengalaman lapangan yang panjang. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2002, kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2009, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri pada 2019. Selain itu, ia juga menamatkan pendidikan Strata Dua (S2) di Universitas Prof. Dr. Hazairin, Bengkulu.
Kombinasi pendidikan formal dan pengalaman praktis tersebut membentuk karakter kepemimpinan Maruli yang dinilai matang, tenang, dan adaptif menghadapi dinamika tugas kepolisian. Sepanjang perjalanan kariernya, Maruli telah menduduki sejumlah jabatan strategis. Ia pernah menjabat Kapolres Serang Kota Polda Banten, Kasubdit di Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten, serta menempati berbagai posisi penting di lingkungan Satbrimob, Baharkam Polri, dan Korpolairud.
Peran Strategis sebagai Kabidhumas Polda Banten
Sejak resmi menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Banten pada 15 Desember 2025, Maruli membawa semangat baru dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, transparan, dan humanis. Bagi Maruli, tugas kehumasan bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjembatani harapan dan aspirasi masyarakat terhadap Polri.
“Kepercayaan publik adalah modal utama Polri. Tugas humas bukan hanya menyampaikan keberhasilan, tetapi juga menjelaskan dengan jujur setiap proses penegakan hukum yang berjalan,” ujar Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea saat ditemui di ruangannya belum lama ini.
Menjabat Kabidhumas Polda Banten, Maruli menekankan bahwa kehumasan Polri harus hadir sebagai jembatan yang menghubungkan institusi kepolisian dengan masyarakat. Ia mendorong jajarannya untuk lebih responsif, cepat, dan akurat dalam menyampaikan informasi, khususnya di era digital yang menuntut keterbukaan.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, utuh, dan dapat dipertanggungjawabkan. Humas harus menjadi garda terdepan dalam membangun citra Polri yang profesional dan humanis,” katanya.
Pendekatan Humanis dalam Komunikasi Publik
Menurut Maruli, pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Komunikasi yang baik, kata dia, dapat mencegah kesalahpahaman sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Dedikasi yang Berbuah Penghargaan
Atas pengabdian dan dedikasinya selama bertugas, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea telah menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Pengabdian 8 Tahun dan Satyalancana Pengabdian 16 Tahun. Penghargaan tersebut menjadi penanda konsistensi dan loyalitasnya dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Kini, di Banten, Maruli bertekad melanjutkan pengabdian dengan memperkuat fungsi kehumasan yang presisi dan adaptif. Ia berharap kehadiran Humas Polda Banten dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Polri adalah milik masyarakat. Karena itu, kami harus selalu terbuka, mau mendengar, dan siap melayani,” tutupnya.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman tugas yang luas, serta pendekatan kepemimpinan yang humanis, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea diharapkan mampu membawa wajah Humas Polda Banten semakin profesional, terpercaya, dan dekat dengan masyarakat.






