KONI Buleleng Siapkan Skema Sponsorship untuk Dukung Atlet Berprestasi
KONI Buleleng mulai mempersiapkan skema sponsorship sebagai salah satu langkah untuk membantu pembiayaan atlet berprestasi. Langkah ini diambil mengingat keterbatasan anggaran pembinaan yang dimiliki pemerintah daerah. Hal ini terungkap dalam kegiatan ramah-tamah antara pengurus KONI Buleleng dan atlet berprestasi, yang baru-baru ini digelar.
Sebanyak 20 atlet dari berbagai cabang olahraga hadir dalam acara tersebut. Mereka adalah atlet yang telah berlaga di ajang nasional hingga internasional, termasuk SEA Games 2025, kejuaraan Asia, dan kejuaraan nasional (Kejurnas).
Ketua Umum KONI Buleleng, Gede Supriatna, secara terbuka mengakui bahwa dukungan material bagi atlet masih belum maksimal. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan upaya KONI untuk terus mencari solusi.
“Saat ini kami sedang menyiapkan skema sponsorship untuk membantu kebutuhan atlet, khususnya yang akan bertanding di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Di sisi lain, Supriatna juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan di antara atlet. Ia meminta agar setiap persoalan tidak dibawa ke ruang publik, melainkan diselesaikan melalui komunikasi internal.
“Kami ingin atlet tetap solid dan fokus pada prestasi. Kalau ada masalah, mari kita komunikasikan dengan baik agar bisa dicarikan solusi bersama,” katanya.
Apresiasi dari Atlet Woodball Buleleng
Sementara itu, atlet woodball Buleleng, I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet, yang meraih medali perak di SEA Games Thailand 2025, mengapresiasi langkah yang dilakukan KONI. Menurutnya, dukungan terhadap atlet di Buleleng sejauh ini sudah cukup baik, terutama dalam hal realisasi bonus, transportasi, hingga honor yang menurutnya lebih cepat dibandingkan daerah lain.
“Terima kasih atas dukungannya. Selama ini kami juga mendapat dispensasi dari Disdikpora saat mengikuti pemusatan latihan,” ujarnya.
Mapet juga mengingatkan para atlet muda agar tidak mudah menyerah, meski menghadapi berbagai kendala. Ia bahkan menyinggung pentingnya loyalitas terhadap daerah asal.
“Membela tanah kelahiran itu sebuah kebanggaan. Jangan sampai kita pindah hanya karena faktor materi,” tegasnya.
Harapan Orangtua Atlet Pickle Ball
Dukungan serupa juga datang dari orangtua atlet pickle ball Buleleng, Artiningsih. Menurutnya, selama ini pemerintah daerah dan KONI sudah memberikan perhatian yang cukup baik. Ia berharap ke depan fasilitas olahraga di Buleleng bisa semakin ditingkatkan.
“Kalau pemerintahnya semangat, kami sebagai orangtua juga akan terus mendampingi anak-anak meraih mimpi mereka,” tandasnya.
Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan Olahraga Buleleng
Meskipun masih ada tantangan dalam hal pendanaan dan fasilitas, KONI Buleleng terus berupaya keras untuk memberikan dukungan optimal kepada atlet. Salah satu strategi utama yang diambil adalah penguatan kerja sama dengan sektor swasta melalui skema sponsorship. Ini menjadi langkah penting untuk memastikan atlet dapat berkompetisi dengan persiapan yang lebih matang.
Selain itu, KONI juga fokus pada peningkatan kualitas komunikasi antara atlet, pelatih, dan pengurus. Dengan menjaga kekompakan dan koordinasi yang baik, diharapkan atlet bisa lebih fokus pada pencapaian prestasi tanpa terganggu oleh isu-isu yang tidak perlu.






