Pengalaman Unik Laura Basuki Saat Syuting Film Yohanna di Sumba

Aktris ternama, Laura Basuki, berbagi pengalaman tak terlupakan selama menjalani proses syuting film Yohanna di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Film ini menceritakan kisah seorang biarawati muda bernama Yohanna yang berangkat ke Sumba untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Namun, misi tersebut justru berubah menjadi tantangan ketika truk berisi bantuan itu dicuri, memaksa Yohanna untuk turun langsung ke lapangan mencari bantuan tersebut.
Salah satu hal yang membuat syuting film ini sangat menantang bagi Laura adalah kesempatannya untuk belajar skill baru yang belum pernah ia lakukan sebelumnya. Ia mengaku banyak tantangan yang ia hadapi selama proses syuting, seperti memainkan gitar dan mengemudi mobil pick-up. “Banyak tantangannya di sini karena perlu skill-skill yang aku nggak punya, misalnya kayak main gitar, terus nyetir mobil pick-up. Syutingnya juga di sebuah daerah yang aku belum pernah datangin sebelumnya,” ujar Laura saat ditemui di Jakarta Pusat.
Mengemudi Mobil Pick-Up di Medan Ekstrem

Salah satu momen paling membekas dalam proses syuting film ini adalah ketika Laura harus mengemudi mobil pick-up di medan yang cukup ekstrem. Ia mengaku bahwa pengalaman ini sangat seru karena jarang sekali ia memiliki kesempatan untuk melakukan hal semacam itu. “Nyetir mobil pick-up seru banget karena kalau bukan di film ini kapan lagi aku nyetir mobil pick-up di Sumba yang indah,” katanya dengan senyum lebar.
Meski awalnya merasa tegang, Laura akhirnya bisa menikmati pengalaman tersebut. Ia mengakui bahwa jalanan di Sumba yang berada di pinggir jurang membuatnya sedikit cemas. “Walaupun jalanannya di pinggir jurang. Aku sampai bilang ke Iku (lawan main), ‘Pakai seatbelt ya, maaf-maaf ya,’” tutur Laura sambil tertawa.
Meskipun sempat diliputi rasa khawatir, pengalaman ini justru menjadi salah satu hal paling seru selama proses syuting. “Tapi ternyata seru banget nyetir mobil pick-up,” katanya.
Pengalaman Baru Selama Syuting di Sumba

Selain pengalaman mengemudi, Laura juga mengungkap bahwa syuting di Sumba memberinya banyak pengalaman baru. Ia menyebutkan bahwa ia sempat berinteraksi langsung dengan warga lokal dan melihat kehidupan masyarakat setempat. “Aku sempat datang ke ibu-ibu yang bikin kain Sumba, sempat belanja, dan bertemu langsung dengan para penenun di sana,” jelasnya.
Proses syuting di Sumba tidak hanya memberikan tantangan teknis, tetapi juga memberikan pelajaran tentang budaya dan kehidupan masyarakat yang berbeda dari apa yang ia kenal sebelumnya. Hal ini membuat Laura lebih memahami dan menghargai keunikan Sumba serta masyarakatnya.
Film Yohanna akan tayang di bioskop pada 9 April 2026. Dengan alur cerita yang menarik dan pengalaman syuting yang penuh tantangan, film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menonton yang menyenangkan bagi penonton.






