Lima Pelukis Terkemuka dari Berbagai Negara Sebelum Abad 21 Selain Italia

Perkembangan Seni Lukisan dari Masa Renaissance hingga Modern

Sebelum munculnya karya seni seperti Mona Lisa, tokoh-tokoh yang digambar dalam lukisan cenderung terlihat datar dan kaku, mirip satu sama lain. Perubahan mulai terjadi pada masa Renaissance di Italia. Pelukis Italia melakukan inovasi yang berdampak besar hingga saat ini, yaitu mengubah gaya lukisan menjadi lebih manusiawi. Mereka mulai menggambarkan tubuh manusia dengan proporsi yang lebih alami, wajah yang menunjukkan berbagai emosi, serta gerakan tubuh yang tampak hidup.

Perkembangan ini memberikan inspirasi bagi pelukis di luar Italia. Para seniman tersebut mulai mengembangkan ciri khas mereka sendiri dalam menciptakan karya yang lebih “hidup”. Berikut adalah beberapa pelukis terkenal yang memengaruhi perkembangan seni lukisan:

1. Francisco Goya



Francisco Goya adalah seorang pelukis asal Spanyol yang memiliki banyak karya terkenal. Salah satu karyanya, The Third of May 1808 (1814), menggambarkan perlawanan Spanyol terhadap Napoleon Bonaparte. Karya lainnya, Charles IV Family (1800), menggambarkan potret keluarga kerajaan Spanyol dengan pakaian mewah dan perhiasan yang berkilau. Los Caprichos (1799) mengekspos kebodohan dan korupsi masyarakat Spanyol abad ke-18. Goya memulai studi seninya di Zaragoza dan menjadi murid pelukis istana, Francisco Bayeu. Ia kemudian menjadi pelukis independen setelah belajar di Italia.

2. Johannes Vermeer



Johannes Vermeer adalah pelukis ternama asal Belanda yang lahir di kota Delft pada abad ke-17. Ciri khas karyanya adalah menggambarkan adegan kehidupan sehari-hari kelas menengah. Vermeer sangat memperhatikan detail setiap goresan menggunakan pigmen warna bercahaya agar terlihat nyata. Hanya terdapat 34 karya dari Vermeer, dan hanya tiga yang memiliki tanggal: The Procuress (1656), The Astronomer (1668), dan The Geographer (1669). The Procuress menggambarkan transaksi prostitusi, sedangkan The Astronomer dan The Geographer menggambarkan ilmuwan yang mengamati langit dan bumi.

3. Claude Monet



Claude Monet adalah pelukis Prancis yang dikenal dengan gaya lukisan yang menonjolkan pemandangan alam di luar ruangan. Monet mendapatkan pendidikan pertamanya dari Jacques-Francois Ochard, lalu belajar tentang warna dari karya John Constable dan Joseph Mallord William Turner. Impression, Sunrise (1872) menampilkan pelabuhan dengan latar belakang warna oranye kontras dengan matahari. Seri Water Lilies (1890) menonjolkan refleksi cahaya di air, sementara The Japanese Bridge (1899) menggambarkan jembatan di atas kolom teratai dengan warna cerah.

4. Frida Kahlo



Frida Kahlo adalah pelukis yang mematahkan stereotip bahwa perempuan jarang disorot dalam industri seni. Ia berasal dari Meksiko, tepatnya dari kota Coyoacan. Kahlo telah melahirkan 143 lukisan dan 55 potret dirinya sendiri. Las Dos Fridas (1939) menggambarkan dirinya dengan dua pakaian: satu berbaju tradisional Meksiko dan satunya lagi berbaju Eropa. Frida & Diego Rivera (1931) menampilkan dirinya sebagai anak kecil memegang tangan suaminya. Karya The Frame (1938) adalah karya pertama dari seniman Meksiko abad 20 yang dibeli oleh museum internasional seperti Louvre.

5. Pablo Picasso



Pablo Picasso adalah pelukis asal Spanyol dengan karir yang sangat panjang. Ia menghasilkan sekitar 50 ribu karya seni, termasuk lukisan, gambar, cetakan, patung, dan keramik. Beberapa karyanya yang bernilai tinggi antara lain Women of Algiers (Version O) (1954) yang terjual 179 juta dolar, Le Reve (1932) yang terjual 155 juta dolar, dan Boy with a Pipe (1905) yang terjual 104 juta dolar. Guernica (1937) adalah lukisan monokrom yang menggambarkan kengerian pengeboman kota Guernica selama perang saudara Spanyol. The Weeping Woman (1937) menggambarkan wanita yang menangis dengan gaya kubisme.

Kesimpulan

Johannes Vermeer, Francisco Goya, Claude Monet, Pablo Picasso, dan Frida Kahlo adalah pelukis yang tidak lahir dan berkembang di abad 21. Tema lukisan mereka tidak membahas agama sama sekali, membuktikan bahwa gaya lukisan manusiawi berkembang pesat. Mereka semua memainkan peran penting dalam sejarah seni lukisan dunia.

Pos terkait