SUMENEP,
Pohon besar yang tumbang di akses menuju wisata Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyebabkan gangguan lalu lintas dan fasilitas umum. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (22/1/2026) pagi, setelah angin kencang yang terus-menerus menghancurkan lingkungan sekitar.
Penyebab Pohon Tumbang
Dugaan sementara mengarah pada angin kencang yang terjadi selama sepekan terakhir. Angin tersebut semakin memperkuat sejak Rabu (21/1/2026) sore hingga dini hari Kamis. Kejadian ini menyebabkan pohon besar yang berada di jalur utama wisata Pantai Slopeng tumbang, sehingga mengganggu perjalanan pengendara.
Dampak Terhadap Masyarakat
Akibat tumbangnya pohon tersebut, arus lalu lintas di depan kawasan wisata menjadi terganggu. Kendaraan terpaksa tertahan selama beberapa jam karena jalan tertutup oleh batang dan ranting pohon. Selain itu, jaringan listrik dan internet di sekitar lokasi juga sempat terganggu akibat ranting pohon yang merusak kabel.
Warga setempat, Fahrul, mengungkapkan bahwa ia masih melintas di lokasi beberapa jam sebelum pohon tumbang. Namun, ia sudah merasakan angin bertiup cukup kencang. “Sekitar pukul 00.00 WIB saya masih lewat, pohonnya belum tumbang, tapi anginnya sudah kencang,” ujar Fahrul.
Menurut informasi dari warga sekitar, pohon tersebut roboh setelah waktu subuh. “Warga bilang pohonnya tumbang selepas subuh. Setelah itu kendaraan langsung tertahan karena jalannya tertutup,” tambah dia.
Upaya Pembersihan
Setelah kejadian tersebut, warga bersama aparat TNI dan Babinsa langsung melakukan pembersihan di lokasi. Mereka berusaha menyingkirkan batang dan ranting pohon dengan peralatan seadanya agar jalan bisa segera dibuka.
Tanggapan dari BPBD Sumenep
Anggota Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Sumenep, Faris, membenarkan adanya peristiwa pohon tumbang di akses wisata Pantai Slopeng. “Kami menerima laporan sekitar pukul 03.30 WIB terkait pohon tumbang di jalur menuju Pantai Slopeng,” ujar Faris.
Faris menjelaskan bahwa penanganan membutuhkan waktu karena ukuran pohon cukup besar dan memiliki banyak cabang. Untuk mempercepat proses pembersihan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Sumenep agar menerjunkan tim pemotong.
Imbauan kepada Masyarakat
Faris mengimbau masyarakat agar waspada saat melintas di jalur yang memiliki pohon besar, terutama saat cuaca ekstrem. “Kami minta masyarakat berhati-hati dan segera melapor jika melihat potensi pohon rawan tumbang,” katanya.
Kesimpulan
Peristiwa pohon tumbang di akses wisata Pantai Slopeng menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem. Selain itu, upaya pembersihan yang dilakukan oleh warga dan aparat menunjukkan kerja sama yang baik dalam mengatasi masalah yang muncul akibat bencana alam.






