SPPG Kudus Beri Uang Tunai di Dalam Ompreng untuk Siswa MBG

Kebahagiaan Siswa Saat Menerima Ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Uang Kejutan

Sasongko Dwi Cahya, seorang siswa kelas V SD 1 Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, tampak sangat bahagia setelah membuka ompreng Makan Bergizi Gratis (MBG). Di dalam tutup omprengnya, ia menemukan uang tunai sebesar Rp 10 ribu. Raut wajah gembira terlihat jelas saat ia menyisihkan tutup ompreng tersebut dan langsung menyantap menu MBG yang tersedia.

Menu MBG pada hari itu berupa nasi dengan lauk tahu, orak arik telur, sayur, dan salad buah naga. Sasongko tampak lahap menghabiskan makanannya. Ia mengatakan bahwa setiap hari ia selalu makan MBG dan tidak pernah melewatkan kesempatan untuk melakukannya.

Yang membuatnya semakin antusias adalah adanya uang kejutan senilai Rp 10 ribu di dalam ompreng MBG. Tidak hanya Sasongko, beberapa siswa lain juga mendapatkan uang kejutan. Ada yang mendapat Rp 2 ribu, ada pula yang mendapat Rp 5 ribu. Uang tersebut rencananya akan digunakan oleh Sasongko untuk membeli jajan.

Ini merupakan kali kedua Sasongko mendapatkan uang kejutan dari dalam ompreng MBG. Pada hari pertama MBG disalurkan ke sekolahnya, yaitu tanggal 31 Maret 2025, seluruh siswa juga mendapatkan kejutan berupa uang tunai yang ditempatkan di dalam tutup ompreng MBG.

Uang tersebut sengaja diletakkan oleh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonosoco untuk para siswa. Pada hari pertama, semua siswa mendapatkan uang tunai. Namun, di hari-hari berikutnya, hanya beberapa siswa yang beruntung saja yang mendapatkan uang kejutan karena tidak semua ompreng MBG di dalamnya ditaruh uang tunai.

Kepala SD 1 Wonosoco, Nirma Ari Astuti, mengatakan bahwa selama berjalannya MBG di sekolahnya tidak ada kendala berarti. Seluruh siswa berkenan menerima dan menyantap MBG. Apalagi bagi siswa kelas V atau kelas VI, terutama yang laki-laki, pasti akan menyantap MBG dan menghabiskannya.

Menurut Nirma, anak-anak sangat senang ketika mendapatkan menu dari SPPG Wonosoco. Pada hari pertama MBG disalurkan, ada kejutan THR mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 100 ribu. Saat ini, setiap hari ada surprise, meskipun tidak setiap sekolah mendapatkan hal yang sama.

Selama ini, menu yang disediakan oleh dapur umum SPPG Wonosoco terbilang memadai. Di dalamnya terkandung menu makanan empat sehat lima sempurna. “Jadi sejak awal dapat MBG mulai 31 Maret 2026 sampai saat ini belum ada kendala,” kata Nirma.

Sementara itu, Kepala SPPG Wonosoco, Arinda Kharismanisaa Islami, mengatakan bahwa SPPG yang mulai beroperasi kurang dari dua pekan itu sengaja memberikan uang tunai untuk anak-anak penerima MBG agar meningkatkan minat belajar. Uang tersebut di luar uang operasional SPPG. Sumber uang tersebut berasal dari Yayasan Barokah Sinergi Terpadu yang menaungi SPPG Wonosoco.

Program bagi-bagi uang di dalam ompreng MBG ini akan berlangsung selama sebulan ke depan sejak SPPG Wonosoco pertama beroperasi. Setiap hari, terdapat uang tunai sekitar 100 ribu dalam berbagai pecahan yang ditempel di tutup ompreng MBG. “Ini untuk meningkatkan minat sekolah dan konsentrasi anak sekolah,” katanya.

SPPG Wonosoco sendiri sampai saat ini menyiapkan menu sebanyak 838 porsi setiap harinya. Menu MBG disalurkan ke berbagai sekolah di Desa Wonosoco, Desa Berugenjang, dan Desa Kalirejo. Sasarannya selain siswa sekolah, MBG juga disalurkan untuk anak usia dini, balita, ibu menyusui, dan ibu hamil.

Pos terkait