Sudiyo, Lansia Sidoarjo, Lega Dapat Becak Listrik: Ngayuh Capek, Tangan Gemetar



SIDOARJO,

Sudiyo (77), seorang lansia asal Wonoayu, Sidoarjo, Jawa Timur, sehari-hari bekerja sebagai tukang becak ontel yang berkeliling di pasar dan jalanan. Meski sudah berusia tua, ia tetap menjalani pekerjaannya setiap hari. Namun, semakin bertambahnya usia membuat tenaganya mulai menurun. Ia sering mengalami masalah kesehatan, terutama pada tangan kanannya yang kerap gemetar.

“Kalau ngayuh becak, saya merasa capek. Tangan kanan saya selalu gemetar. Saya belum pernah ke dokter. Ini sudah lima bulan terjadi,” kata Sudiyo kepada seseorang, Rabu (21/1/2026).

Karena kondisi fisiknya yang melemah, Sudiyo yang biasanya mulai bekerja dari pukul 07.00 WIB, kini lebih sering pulang lebih cepat saat cuaca mulai terik. Ia juga menyadari bahwa permintaan penumpang semakin sedikit.

“Sepi juga, jarang ada yang naik. Sehari paling dapat Rp 50.000, tapi itu juga tidak pasti,” ujarnya.

Sudiyo telah menjadi tukang becak sejak tahun 1971. Namun, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia tidak hanya menarik becak. Ia juga berjualan beras sambil mencari pelanggan dengan menggunakan becak tuanya.

“Saya jualan beras kadang sambil ngayuh becak. Soalnya sekarang semakin sepi, apalagi ada gojek jadi saya harus cari tambahan lain,” katanya.

Setelah menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto, Sudiyo merasa sedikit lega. Karena kini ia tidak lagi harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengayuh becaknya, terlebih dalam kondisi tangan yang masih lemah.

“Lumayan enak tadi nyoba, dulu kesulitan ngayuh. Sadelnya tinggi, tapi sudah saya pendekkan. Gasnya juga enak. Enakan pakai listrik, jadi tidak terlalu banyak tenaga,” ucapnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) memberikan 200 becak listrik kepada para lansia di Sidoarjo pada Rabu, 21 Januari 2026. Jumlah pembagian becak tersebut akan secara bertahap ditambah.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan berkoordinasi dengan PLN untuk mendirikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) agar pengguna becak listrik bisa lebih mudah melakukan pengisian daya baterai.

Berikut beberapa hal penting terkait program becak listrik ini:

  • Bantuan dari Presiden
  • Program becak listrik diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN.
  • Tujuan utamanya adalah membantu para lansia yang bekerja sebagai tukang becak.

  • Manfaat bagi para lansia

  • Becak listrik mengurangi beban fisik para pengemudinya.
  • Membantu para tukang becak yang memiliki kondisi kesehatan yang memburuk.

  • Pengelolaan energi

  • Pemkab Sidoarjo akan bekerja sama dengan PLN untuk membangun SPKLU.
  • Tujuannya adalah memastikan pengguna becak listrik bisa mengisi daya secara mudah dan terjangkau.

Program ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia yang masih bekerja di tengah tantangan ekonomi dan kesehatan. Dengan adanya bantuan becak listrik, mereka bisa tetap beraktivitas tanpa terlalu membebani kondisi tubuh.

Pos terkait